Ekranisasi Novel Surga yang Ta Dirindukan Karya Asma Nadia ke Film Surga yang Tak Dirindukan Karya Kunt Agus: Kajian Alih Wahana

Cholifatur Rohmah
Journal article Bapala • 2017

Download full text

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang novel Surga Yang Tak Dirindukan Karya Asma Nadia dan film Surga Yang Tak Dirindukan Karya Kunt Agus yang di dalamnya terdapat proses penambahan, penciutan, dan Perubahan bervariasi. Ketiga proses tersebut disebut dengan proses ekranisasi. Ekranisasi sendiri adalah proses pelayarputihan. Jadi sebuah novel dengan bentuk tulisan diubah ke dalam film yang berbentuk gambar dan audio. Penelitian ini merupakan penelitian sastra yang dirancang sebagai penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif dan kajiannya menggunakan kajian alih wahana. Sumber data dalam penelitian adalah novel Surga Yang Tak Dirindukan dan film Surga Yang Tak Dirindukan. Hasil penelitian menunujukkan tiga pembahasan dalam penelitian ini. Pertama bahwa struktur naratif penceritaan novel Surga Yang Tak Dirndukan mencakup 175 peristiwa, 24 tokoh, 26 latar dan narrator yang maha tahu. Kedua bahwa struktur naratif pencerita film Surga Yang Tak Dirindukan mencakup 69 adegan, 19 tokoh, 24 latar dan narrator sebagai peran utama film. ketiga bahwa proses ekranisasi seperti penciutan peristiwa berjumlah 175 peristiwa menjadi 69 adegan, tokoh yang semula 24 menjadi 19 tokoh, sementara latar yang semula berjumlah 26 menjadi 24 latar. Penambahan yang terjadi dalam ekranisasi berupa 6 peristiwa, 6 tokoh, serta penambahan 7 latar. Perubahan bervariasi yang terjadi berupa Perubahan 13 peristiwa, Perubahan 6 tokoh, serta Perubahan 10 latar. Terjadinya tiga hal tersebut disebabkan karena berubahnya media serta berkurangnya waktu yang digunakan untuk menapilkan kisah novel. Kata kunci: alih wahana, ekranisasi, stuktur naratif

Metrics

  • 154 views
  • 271 downloads

Journal

Bapala

Bapala merupakan jurnal berkala ilmiah mahasiswa yang diterbitkan oleh Prodi Pendidikan Bahasa da... see more