Regulasi Emosi pada Penderita Hiv/aids

Mekar Duwi Indah Sari • Elli Nur Hayati
Journal article Empathy • July 2015

Download full text
(Bahasa Indonesia, 8 pages)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui regulasi emosi penderita HIV/AIDS dan faktor-faktor yang mempengaruhi regulasi emosi pada penderita HIV/AIDS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi kepada subjek penderita HIV/AIDS. Subjek penelitian terdiri dari dua orang penderita HIV/AIDS dengan dua orang significant person. Hasil penelitian menunjukkan regulasi emosi dilakukan oleh kedua subjek untuk mengatur respon emosi dari permasalahan yang muncul setelah kedua subjek terinfeksi HIV/AIDS. Subjek pertama yang merupakan seorang wanita yang telah menikah, menggunakan strategi regulasi emosi antecendent-focussed strategy (cognitive reapraissal). Melalui proses regulasi emosi yang terdiri dari situation selection, situation modification, attention deployment, cognitive change, dan modulation respon. Faktor yang mempengaruhi penggunaan regulasi emosi subjek pertama yakni harapan akan masa depan anak, keterbukaan (self disclosure) dan dukungan sosial (sosial support). Subjek kedua yang merupakan pria yang belum menikah, meregulasi emosi dengan menggunakan strategi regulasi emosi respon focused strategy (expression suppression) melalui proses regulasi emosi situation selection. Penggunaan strategi regulasi emosi ini dipengaruhi faktor ketidakmampuan membuka diri dan dukungan sosial (sosial support). Kesimpulan dari penelitian ini adalah kedua subjek meregulasi emosi dengan pemilihan strategi regulasi emosi yang berbeda. Faktor yang paling mempengaruhi penggunaan regulasi emosi penderita HIV/AIDS adalah dukungan sosial (sosial Support).

Metrics

  • 290 views
  • 185 downloads

Journal

Empathy

Jurnal Empathy adalah jurnal yang menerbitkan karya ilmiah mahasiswa psikologi Universitas Ahmad ... see more