Keterbacaan Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas X Sekolah Menengah Atas

Yusuf Nur Rohman
Journal article Bapala • 2017 Indonesia

Download full text

Abstract

Buku teks merupakan buku standar yang disusun oleh para pakar dengan tujuan instruksional yang dilengkapi dengan sarana-sarana pengajaran yang serasi dan mudah dipahami oleh peserta didik. Buku teks diidentifikasi tingkat keterbacaan wacananya terhadap tingkat kelas peserta. Wacana yang didentifikasi adalah sampel dari jenis-jenis teks dalam buku teks bahasa Indonesia kelas X Sekolah Menengah Atas kurikulum 2013 revisi 2016. Wacana-wacana diidentifikasi keterbacaannya menggunakan instrument grafik fry, tes asosiasi kata, dan tes paragraf rumpang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif de-ngan jenis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi dan tes, yang dirumuskan dari 16 wacana representatif dari masing-masing jenis teks. Dari hasil penelitian, didapatkan bahwa pengukuran keterbacaan memiliki tingkat keterbacaan yang bervariasi. Tingkat keterbacaan wacana berdasarkan grafik fry terdapat di level 7, 8, dan 9. Hasil penelitian berdasarkan tes asosiasi kata menunjukkan bahwa tingkat keterbacaan wacanannya sedang. Selanjutnya berdasarkan tes paragraf rumpang, keterbacaan wacananya instruksional atau cukup. Hasil penelitian ini tidak sesuai dengan hipotesis yang sudah dirumuskan sebelumnya. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan tingkat keterbacaan wacana-wacana di dalam buku teks bahasa Indonesia kelas X Sekolah Menengah Atas kurikulum 2013 revisi 2016 adalah cukup atau sedang. Dalam penelitian ini masih ditemukan adanya kesukaran dari segi penyajian teks, perbendaharaan kosakata siswa dan pengalaman membaca para peserta didik. Kata Kunci: buku teks, wacana, keterbacaan

Metrics

  • 136 views
  • 184 downloads

Journal

Bapala

Bapala merupakan jurnal berkala ilmiah mahasiswa yang diterbitkan oleh Prodi Pendidikan Bahasa da... see more