Pemikiran Oprasional Formal Tokoh Utama dalam Novel Anak Kalong Punya Derita Karya Very Barus Kajian Pisikologi Jean Peaget

Ach Ivan Rifai Fandy
Journal article Bapala • 2017

Download full text

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Kenyataan bahwa sastra juga bisa dijadikan sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi anak. Salah satu genre sastra bagi anak-anak yaitu sastra anak. sastra anak juga bisa dijadikan sebagai salah satu sarana untuk menyampaikan nilai-nilai pendidikan untuk proses kedewasaan anak. Melalui buku sastra anak  yang sengaja dikreasikan untuk bacaan anak, sastra anak memiliki kontribusi yang besar bagi perkembangan kepribadian  dan kejiwaan anak dalam proses kedewasaanya Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  pemikiran operasional formal yang dimiliki oleh tokoh utama melalui ketiga komponen kemampuan berpikir sesuai konsep pemikiran oprasional formal Jean Piaget yaitu kemampuan berpikir abstrak, kemampuan berpikir idealis, dan kemampuan berpikir logis tokoh Sudung dalam novel Anak Kalong Punya Derita karya Very Barus. Bentuk data yang digunakan untuk menemukan konsep pemikiran tokoh dapat dilihat dari percakapan, paragraph, dan kalimat dalam novel. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan psikologi sastra. pendekatan pisikologi sastra merupakan pendekatan yang melihat  sebuah karya sastra dari sudut kejiwaan karya sastra tersebut baik dari unsur pengarang, tokoh, maupun pembacanya. Teknik analisi data pada penelitian ini, yaitu teknik analisis deskriptif. Teknik analisis deskriptif yaitu analisis yang melibatkan peneliti untuk berusaha mendeskripsikan makna, subjek, atau keadaan menjadi bahasan dalam sebuah penelitian.Hasil penelitian ini mendeskripsikan bahwa tokoh Sudung melakukan pemikiran operasinal formal melalui kemampuan berpikir abstrak yang di dapat dari petunjuk verbal dan melalui pemikiran mengenai pemikiran itu sendiri yang disebut sebagai pemikiran diri, kemampuan berpikir idealis melalui perilaku membandingkan dan melalui spekulasi yang jauh tentang kualitas dari apa yang mereka dan orang lain ingkinkan, dan kemampuan berpikir logis ditunjukkan melalui cara tokoh utama (Sudung) melakukan pemecahan masalah yang dilakukannya. Keseluruhan kemampuan berpikir itu ditunjukkannya dengan perilaku yang merupakan hasil dari prose berpikir yang telah dilakukannya terlebih dahulu.

Metrics

  • 92 views
  • 79 downloads

Journal

Bapala

Bapala merupakan jurnal berkala ilmiah mahasiswa yang diterbitkan oleh Prodi Pendidikan Bahasa da... see more