Konflik Batin Tokoh Sinur dalam Novel Megamendung Kembar Karya Retni Sb (Kajian Psikologi Sastra)

Yunita Dwi Rahmawati
Journal article Bapala • 2017

Download full text

Abstract

Novel berjudul Megamendung Kembar karya Retni SB sangat menarik untuk diteliti, karena konflik batin tokoh sinur yang dimunculkan di dalam novel Megamendung Kembar. Konflik batin yang diangkat adalah kisah cinta terlarang antara buruh dan majikan, sehingga terdapat batik Megamendung kembar  yang menjadi saksi bisu kisah terlarang mereka. Pada penelitian ini akan dibuktikan konflik batin yang dialami tokoh Sinur dalam novel Megamendung Kembar Karya Retni SB. Rumusan masalah pada penelitian ini meliputi,, tipe konflik batin, penyebab terjadinya konflik batin, dan cara tokoh Sinur mengatasi konflik batin dalam novel Megamendung Kembar. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tipe konflik batin, penyebab terjadinya konflik batin, dan cara tokoh Sinur mengatasi konflik batin dalam novel Megamendung Kembar Karya Retni SB. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi, dengan teori Kurt Lewin. Data dalam penelitian ini berupa kalimat, penggalan-penggalan paragraf atau paragraf utuh yang mendukung sesuai fokus penelitian. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik pustaka atau dokumen. Teknik analisis data meliputi, menyeleksi data, memilah dan mengelompokkan data, meneliti data yang menunjukkan indikasi sesuai fokus penellitian, dan membuat kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini meliputi, tipe konflik batin, penyebab terjadinya konflik batin, dan cara tokoh Sinur mengatasi konflik batin dalam novel Megamendung Kembar karya Retni SB. Tipe konflik batin yang dialami tokoh Sinur meliputi, konflik mendekat-mendekat, menjauh-menjauh, dan mendekat-menjauh. Tipe konflik batin yang paling menonjol pada tokoh Sinur adalah konflik menjauh-menjauh. Ada lima kekuatan yang menjadi penyebab terjadinya konflik yaitu, kekuatan pendorong, kekuatan penghambat, kekuatan kebutuhan pribadi, kekuatan pengaruh, dan kekuatan non manusia. Tokoh Sinur menggunakan empat gaya untuk menyelesaikan konflik batin, yaitu, gaya kura-kura, gaya ikan hiu, gaya kancil, dan gaya rubah. Kata Kunci : Megamendung Kembar, Konflik Batin, Sinur

Metrics

  • 205 views
  • 95 downloads

Journal

Bapala

Bapala merupakan jurnal berkala ilmiah mahasiswa yang diterbitkan oleh Prodi Pendidikan Bahasa da... see more