Relasi Cinta Dalam Novel Gelisah Camar Terbang Karya Gol a Gong

Shofiyatun Niswah
Journal article Bapala • 2017 Taiwan

Download full text

Abstract

Cinta adalah salah satu unsur yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan. Perasaan cinta biasanya dikaitkan dengan sebuah hubungan. Hubungan tidak hanya tentang hubungan antarmanusia saja, tetapi juga tentang keadaan. Pada novel Gelisah Camar Terbang karya Gol A Gong terdapat  hubungan yang dilakukan antartokoh, maupun antarkeadaan. Hubungan ini dapat digambarkan melalui sebuah konsep milik A.J Greimas yang disebut konsep aktan. Menurut Greimas, aktan adalah sesuatu yang abstrak, seperti cinta, kebebasan, atau sekelompok tokoh. Novel tersebut bercerita tentang kehidupan cinta Chairul dan para TKI yang berada di Taiwan. Berkaitan dengan peristiwa yang menggambarkan cinta pada novel tersebut, Erich Fromm membagi objek cinta menjadi lima objek yakni cinta sesama, cinta ibu, cinta erotis, cinta diri, dan cinta kepada Allah. Berbagai hubungan dan objek cinta tersebut dapat ditemukan di novel Gelisah Camar Terbang karya Gol A Gong.  Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah penelitian ini ada dua yakni; (1) Bagaimana hubungan relasional keenam fungsi aktan A.J Greimas dalam  Novel Gelisah Camar Terbang karya Gol A Gong?,  (2) Bagaimana objek cinta sesama, cinta ibu, cinta erotis, cinta diri,  dan cinta kepada Allah dalam novel “Gelisah Camar Terbang” karya Gol A Gong? Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologis dalam menganalisis karakteristik tokoh dalam karya satra yang ditinjau dari objek cinta. Sumber data yang digunakan adalah novel Gelisah Camar Terbang karya Gol A Gong. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.  Dari jenis penelitian tersebut, penelitian ini menghasilkan data berupa kata, kalimat, dan wacana yang menunjukkan hubungan relational keenam aktan A.J Greimas dan bentuk cinta berdasarkan objek cinta menurut Erich Fromm. Penelitian ini menggunakan teknik baca, catat, dan pustaka dalam pengumpulan data dan menggunakan teknik deskriptif analisis serta metode hermeneutik dalam menganalisis data yang ada. Penelitian ini menggunakan konsep aktan A.J Greimas dan objek cinta menurut Erich Fromm sebagai alat bedah analisis, yang di dalamnya mengandung konsep keenam fungsi aktan dan konsep cinta sesama, cinta ibu, cinta erotis, cinta diri, dan cinta kepada Allah. Hubungan relational keenam fungsi aktan berupa hubungan antara pengirim, objek, subjek, penolong, penerima, dan penentang pada beberapa peristiwa di dalam novel. Objek  cinta sesama dalam novel ini berupa kepedulian antara sesama manusia. Cinta sesama tersebut dapat ditunjukkan dari cinta antara Chairul kepada para TKI dan cinta yang ditunjukkan oleh sesama TKI. Objek cinta ibu pada novel ini berupa kasih sayang ibu kepada anaknya. Hal tersebut ditunjukkan dari kasih sayang ibu Chairul kepada Chairul. Objek cinta erotis berupa kasih sayang sepasang kekasih. Cinta erotis tersebut dapat diketahui dari  cinta antara Chairul dan Halimah, dan cinta antara Halimah dan Joko. Objek cinta diri pada novel ini berupa kesadaran seseorang terhadap diri sendiri dalam menghargai  kehidupan. Hal tersebut dapat diketahui dari Perubahan Chairul yang lebih menghargai kehidupannya dan kehidupan orang lain di sekitarnya. Objek cinta kepada Allah pada novel ini berupa berupa rasa percaya bahwa Allah itu ada, adil, dan mengasihi umat-Nya. Hal tersebut dapat ditunjukkan dari sikap Halimah yang percaya kepada kehendak dari Allah. 

Metrics

  • 129 views
  • 153 downloads

Journal

Bapala

Bapala merupakan jurnal berkala ilmiah mahasiswa yang diterbitkan oleh Prodi Pendidikan Bahasa da... see more