Pemilihan Kepala Daerah dan Disharmonisasi Keluarga (Studi Kasus pada Pilkada Kabupaten Muna Barat Tahun 2017)

Nasaruddin Bahtiar
Journal article Jurnal Neo Societal • January 2018

Download full text
(Bahasa Indonesia, 7 pages)

Abstract

Disharmonisasi keluarga pasca proses pemilihan kepala daerah dan faktor-faktor yang menyebabkan disharmonisasi keluarga pasca proses pemilihan kepala daerah di Kabupaten Muna Barat 15 Februari 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif dengan jumlah informan penelitian sebanyak 17 keluarga. Dalam melakukan pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi (pengamatan dan wawancara). Hasil penelitian dalam penelitian ini menunjukan bahwa dampak atau akibat yang ditimbulkan dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Muna Barat tahun 2017 terhadap masyarakat di Kecamatan Barangka ternyata muncul disharmonisasi keluarga dalam hal ini tidak ada kerjasama antara anggota keluarga, tidak adanya komunikasi atau dialog didalam keluarga, kurangnya kasih sayang antara anggota keluarga dan kurangnya saling pengertian sesama anggota keluarga, serta faktor internal yakni wawasan pikiran yang kurang luas, orang tua tidak dewasa dalam berpikir, rumah tangga dengan landasan keimanan yang tidak kuat dan masalah keuangan dalam keluarga serta faktor eksternal yakni keluarga dan masyarakat.

Metrics

  • 137 views
  • 337 downloads

Journal

Jurnal Neo Societal

Jurnal Neo Societal diterbitkan oleh Laboratorium Sosiologi Fisip Universitas Halu Oleo dengan fr... see more