Perubahan Pola Kehidupan Suku Bajo Pasca Penetapan Zonasi Taman Nasional

La Ode Monto Bauto, Dan Sarpin, Muhammad Irwan Alauddin
Journal article Jurnal Neo Societal • January 2016

Download full text
(Bahasa Indonesia, 11 pages)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perubahan pola kehidupan Suku Bajo Lamanggau pasca penetapan zonasi Taman Nasional Wakatobi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lamanggau Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Dalam penelitian menggunakan jenis data kualitatif yang diuraikan dalam bentuk deskripitif dan data kuantitatif yang diuraikan dalam bentuk tabel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penetapan kawasan Taman Nasional Wakaobi berbasis zonasi mengundang dualisme keberpihakan yaitu pihak pro zonasi dan kontra zonasi terutama berkaitan dengan kegiatan penangkapan ikan oleh nelayan. (2) Penetapan kawasan Taman Nasional Wakaobi berbasis zonasi berdampak terhadap menurunnya pendapatan nelayan karena tertutupnya sebagian area penangkapan ikan nelayan dan hak-hak nelayan menjadi terbatas untuk memanfaatkan sumber daya alam. (3) Penetapan kawasan Taman Nasional Wakatobi yang dikelolahh berdasarkan zonasi berdampak pada Perubahan pola mata pencaharian suku Bajo Lamanggau. (4) Penetapan zonasi Taman Nasional Wakatobi berdampak positif bagi system pendidikan masyarakat Bajo Lamanggau. (5) Perubahan sistem tempat tinggal atau pola pemukiman masyarakat Bajo Lamanggau di karenakan oleh kekhawatiran mereka dengan perkembangan pariwisata Taman Nasional Wakatobi yang begitu pesat berkembang. (6) Penetapan zonasi Taman Nasional Wakatobi melahirkan merosotnya kebudayaan dan tradisi pada masyarakat Bajo Lamanggau.

Metrics

  • 93 views
  • 877 downloads

Journal

Jurnal Neo Societal

Jurnal Neo Societal diterbitkan oleh Laboratorium Sosiologi Fisip Universitas Halu Oleo dengan fr... see more