Pengaruh Nomor Benang Cotton terhadap Hasil Tatting pada Kerudung

Tiwi Setianingsih
Journal article Jurnal Tata Busana • August 2013

Download full text
(Bahasa Indonesia, 6 pages)

Abstract

  Abstrak   Tatting adalah seni merenda dengan teknik simpul yang sederhana dengan bahan berupa benang, dalam pembuatannya menggunakan alat shuttle sehingga menghasilkan motif tatting yang indah dan menarik. Tatting dalam penelitian ini diterapkan pada kerudung segi empat. Penelitian pada tatting, menggunakan tiga nomor benang cotton yang berbeda, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh nomor benang cotton terhadap hasil jadi tatting pada kerudung dan mengetahui manakah diantara nomor benang cotton yang terbaik untuk hasil jadi tatting pada kerudung. Jenis penelitian adalah eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara dilakukan pada ahli tatting menggunakan pedoman wawancara. Observasi dilakukan oleh 30 responden dengan mengisi lembar observasi penelitian. Analisis data yang digunakan yaitu dengan uji ANAVA tunggal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek kerapian nomor 10 mendapatkan nilai rata-rata tertinggi 3,6167 ini menunjukkan nomor 10 lebih baik dibandingkan nomor 5 dan 20. Pada aspek kerapatan nomor 10 mendaptkan nilai rata-rata tertinggi 3,55 ini menunjukkan nomor 10 lebih baik dibandingkan nomor 20 dan 5. Pada aspek kesesuaian desain ketiga nomor benang menunjukkan nilai rata-rata yang hampir sama, ini menunjukkan bahwa ketiga nomor benang tersebut sama baik. Simpulan menunjukkan bahwa pada aspek kerapian dan kerapatan nomor benang cotton memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil jadi tatting pada kerudung.   Kata kunci : nomor benang cotton, tatting, hasil jadi tatting.     Abstract   Tatting is an art of knit using simple knot technique with stuff of yarn, in its production used shuttle those resulting beautiful and interesting tatting motif. Tatting in this research applied on square veil. Research on tatting used three different numbers of cotton yarn, which purposed to know the effect of cotton yarn number toward result of tatting on veil and to know which one the best cotton yarn number to resulting tatting on veil. Type of the research was experimental. Data collection conducted using interview method, observation, and documentation. Interview performed on tatting expert using interview guidance. Observation performed by 30 respondents by completing research observation sheet. Data analysis used was one way ANAVA test. Result of the research shows that on neatness aspect of number 10 obtained highest mean 3.6167. This shows that number 10 better than number 5 and 20. On density aspect number 10 obtained highest mean 3.5. This shows that number 10 better than number 5 and 20. On suitability aspect design of the three yarn number shows almost same means, this shows that the three of yarn number equally good. The conclusion shows that on neatness aspect and density aspect the number of cotton yarn has significant effect toward result of tatting on veil.   Keywords: cotton yarn number, tatting, tatting result  

Metrics

  • 84 views
  • 64 downloads

Journal

Jurnal Tata Busana

Jurnal S1 Pendidikan Tata Busana berisi hasil penelitian mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana baik... see more