Schülerinteraktion Beim Rad Spielen Im Expositorischen Schreibunterricht An Der Sman 1 Puri Klasse XI Bahasa

Anggun Norma Putri
Journal article Laterne • 2012

Download full text
(English, 7 pages)

Abstract

Proses belajar mengajar merupakan suatu proses yang mengandung serangkaian perbuatan guru dan siswa atas dasar interaksi yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk tujuan tertentu. Interaksi dalam pengajaran bahasa asing adalah saling mempengaruhi dari individu (atau kelompok) di dalam tindakan mereka; pengajaran bahasa asing terdiri dari interaksi antara peserta didik dengan masing-masing karakter dan antara guru dan peserta didik (Edmondson: 2006).Penelitian ini mencoba menelaah media Rad Spielen dapat menggambarkan interaksi siswa dalam kelompok. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori proses analisis interaksi dari Robert F.Bales. Bales mengembangkan salah satu sistem kategori sebagai alat penelitian untuk mengamati tingkah laku anggota kelompok. Inti dari sistem kategori yang terdiri dari 12 kategori dikelompokkan secara sistematis berdasarkan bentuk utama tingkah laku yaitu sosio-emosional positif, tugas netral, dan sosio-emosional negatif.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penggunaan Rad Spielen dapat menggambarkan interaksi siswa dalam kelompok.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian meliputi catatan hasil observasi, dokumentasi berupa foto dan rekaman video. Sumber data penelitian adalah siswa kelas XI Bahasa SMAN 1 Puri. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mencatat hasil pengamatan selama proses kerja kelompok dalam bentuk catatan reflektif pada lembar observasi serta mendokumentasinya berupa foto dan rekaman video. Kemudian mendiskusikan serta mencocokan data hasil pengamatan pada hari itu. Pengumpulan data observasi dilakukan oleh peneliti serta dibantu oleh guru mata pelajaran bahasa Jerman. Teknik analisis data dilakukan dengan cara membaca dan mempelajari semua data hasil interaksi siswa di dalam kelompok baik berupa tingkah laku verbal maupun nonverbal dari observasi, rekaman dan catatan lapangan. Lalu data hasil interaksi tiap kelompok diorganisir sesuai 12 kategori menurut Bales dan diidentifikasi bentuk utama tingkah laku yang mana sesuai dengan penggambaran interaksi yang terjadi pada tiap kelompok. Kemudian menyimpulkan keempat bentuk utama tingkah laku yang paling dominan yang terjadi pada interaksi siswa di dalam kelompok.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi siswa dalam kelompok didominasi dalam bentuk utama tingkah laku Tugas netral, karena siswa saling meminta dan memberikan pendapat tentang kosakata. Interaksi dalam bentuk utama tingkah laku Tugas Netral terjadi sebanyak delapan kali.

Metrics

  • 101 views
  • 23 downloads

Journal

Laterne

Jurnal Online "Laterne" diterbitkan oleh Program Studi S-1 Pendidikan Bahasa Jerman Fakultas Baha... see more