Pengembangan Sulam Payet Kaligrafi Arab pada Mata Pelajaran Seni Budaya Siswa Kelas VIII SMPN 1 Bungah-gresik

Eka Nurul Rachmawati
Journal article Jurnal Seni Rupa • 2014

Download full text
(Bahasa Indonesia, 11 pages)

Abstract

Sulam payet merupakan salah satu budaya di Desa Bungah.Untuk melestarikan budaya tersebut agar tidak hilang bisa dilakukan dengan mengajarkan pada generasi penerus. Melihat Kenyataan bahwa siswa kelas VIII SMPN 1 Bungah  hanya diajarkan tentang sulam benang. Maka peneliti menerapkan pembelajaran sulam payet kaligrafi Arab sebagai pengembangan materi sulam benang dan sebagai upaya untuk tetap melestarikan budaya sulam payet yang ada di Desa Bungah. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui dan mendeskripsikan kelayakan bahan ajar pengembangan sulam payet kaligrafi Arab di SMPN 1 Bungah, Mengetahui dan mendeskripsikan prosedur pembelajaran sulam payet kaligrafi Arab di SMPN 1 Bungah, dan Mengetahui keefektifan pembelajaran sulam payet kaligrafi Arab di SMPN 1 Bungah. Penelitian ini termasuk dalam penelitian R&D eksperimen dengan menggunakan desain One-group pretest-postest. Pengumpulan data dalam penelitian ini didapat melalui angket, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan uji coba terbatas, diketahui perbedaan nilai signifikan antara pre-test dan post-test, nilai rata-rata pre-test adalah 75,7% sedangkan nilai rata-rata post-test adalah 82,7%. Pada pertemuan pertama aktivitas siswa adalah 93,75% sedangkan pada pertemuan kedua aktivitas siswa adalah 96,25%, membuktikan bahwa ada peningkatan aktivitas siswa pada pertemuan kedua. Penggunaan angket respon siswa juga mempengaruhi tingkat keefektifan pembelajaran dengan persentase sebesar 85,7% membuktikan bahwa siswa menyukai pembelajaran sulam payet kaligrafi Arab. Kata Kunci : Pengembangan, Sulam payet kaligrafi Arab, Matapelajaran seni budaya. To develop a culture of sequin embroidery that is in the village of Bungah in order not to disappear can be done by teaching the next generation. Look at the fact that students of class VIII SMP 1 Bungah only taught about the embroidery thread. Then the researchers apply sequin embroidery learning Arabic calligraphy as the development of materials for embroidery threads and as an attempt to keep perpetuating the culture existing in sequin embroidery Village Bungah. The purpose of this research is to know the eligibility and describes the development of learning materials for Arabic calligraphy sequin embroidery in SMPN 1 Bungah, knowing and describes procedures for learning Arabic calligraphy sequin embroidery in SMPN 1 Bungah, and knowing the effectiveness of learning Arabic calligraphy sequin embroidery in SMPN 1 Bungah.. This research included in the research of R&D experimental design using One-group pretest-postest. The collection of data in this study was obtained via the question form, observation and documentation. Based on limited testing, a significant difference between known pre-and post test-test, average pre-university test is 75.7%, while the average value of post-test is 82,7%. At the first meeting of the student activity is at a meeting while 93,75% second student activity is 96,25%, proving that there is an increase in the activity of students at the second meeting. The use of student response now also affects the level of effectiveness of learning with the percentage of students 85,7% proved that appreciate learning Arabic calligraphy sequin embroidery. Keywords: The Development, Arabic calligraphy sequin embroidery, the subjects of art and culture.

Metrics

  • 81 views
  • 111 downloads

Journal

Jurnal Seni Rupa

Jurnal Seni Rupa is an online journal of the undergraduate study program from the Fine Arts Educa... see more