Konstruksi Sosial Peserta Didikpada Lembaga Bimbingan Non-formal

Novitasari Dwi P.

Download full text
(Bahasa Indonesia, 7 pages)

Abstract

Lembaga bimbingan di luar sekolah menjadi alternatif para siswa untuk mendapatkan materi yang tidak diajarkan di sekolah. Mayoritas siswa antusias mengikuti bimbingan belajar terutama bagi mereka yang ingin mempersiapkan diri menghadapi ujian masuk perguruan tinggi negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi sosial peserta didik pada Lembaga Bimbingan Belajar dan Untuk mengetahui makna dan nilai lembaga bimbingan belajar SSC cabang Jombang bagi peserta didik yang mengikuti proses belajar di LBB SSC cabang Jombang. Lembaga bimbingan belajar SSC merupakan suatu alternatif untuk menambah percaya diri peserta didik setelah mereka mendapati kegagalan dalam proses pendidikan di sekolah, dengan harapan agar tidak gagal untuk kejenjang pendidikan selanjutnya. Terdapat pandangan peserta didik pada lembaga bimbingan belajar yang menganggap bimbingan belajar hanya ajang untuk mencari teman maupun biar jadi anak “gaul” sehingga mengikuti lembaga bimbingan menurut mereka tidak begitu penting. hasil penelitian ini adalah peserta didik lembaga bimbingan belajar SSC cabang Jombang memiliki makna, membiasakan peserta didik untuk selalu rajin belajar baik disaat di sekolah maupun diluar sekolah, membiasakan belajar antar siswa antar sekolah agar terjadi jaringan antar pelajar antar sekolah, sebagai “tempat bermain” yang positif, mengurangi rasa cemas menghadapi unas dan menambah rasa “pede” percaya diri menghadapi momentum tes. Kata kunci: Konstruksi sosial, Peserta didik, Makna Lembaga Bimbingan Belajar

Metrics

  • 63 views
  • 88 downloads

Journal

Paradigma: Jurnal Online Mahasiswa S1 Sosiologi UNESA

Jurnal Paradigma merupakan Jurnal Online Mahasiswa Program Studi S1 Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosi... see more