Penerapan Pembelajaran Langsung pada Kompetensi Dasar Membuat Pecah Pola Celana Wanita Kelas XI Busana Butik SMK Negeri 2 Tuban

Widya Agustin Leonita
Journal article Jurnal Tata Busana • 2014

Download full text
(Bahasa Indonesia, 11 pages)

Abstract

  Abstrak   Pembelajaran mata pelajaran produktif busana butik menggunakan model pengajaran langsung yang dirancang khusus untuk membantu siswa belajar pengetahuan dan keterampilan dasar yang dapat diajarkan dengan cara langkah- demi- langkah dalam menunjang proses belajar siswa yang berkaitan dengan pengetahuan prosedural dan pengetahuan deklaratif yang terstruktur dengan baik. Pada kompetensi membuat busana wanita, diharapkan siswa mampu membuat pecah pola celana wanita sesuai desain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas guru, mengetahui aktivitas siswa, dan mengetahui hasil belajar siswa selama kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan pembelajaran langsung pada kompetensi dasar membuat pecah pola celana wanita. Kegiatan Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 2 Tuban Siswa Kelas XI Busana Butik tahun ajaran 2012/2013 sebanyak 22 siswa dilaksanakan pada bulan November 2013. Jenis penelitian PTK, penelitian ini menggunakan metode observasi dan lembar tes. Instrumen yang digunakan adalah lembar pengamatan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa, serta perangkat pembelajaran menggunakan RPP dan handout. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada kegiatan I terlaksana sangat baik dengan persentase sebesar 98,34%, pada kegiatan II juga terlaksana sangat baik dengan persentase sebesar 98,73%, dan pada kegiatan III memperoleh  criteria terlaksana sangat baik dengan persentase sebesar 98,57%. Sedangkan aktivitas siswa pada kegiatan I memperoleh persentase sebesar 84,28% yang artinya sangat baik, sedangkan pada kegiatan II juga terlaksana dengan sangat baik yaitu dengan memperoleh persentase sebesar 97,33% dan pada kegiatan III aktivitas siswa memperoleh persentase sebesar 90,76% dengan criteria terlaksana dengan sangat baik. Hasil belajar siswa secara klasikal pada kegiatan I adalah sebesar 100% yang artinya terlampaui, sedangkan pada kegiatan  II adalah 90,09% yang artinya terlampaui, dan pada kegiatan III adalah 100% yang artinya tuntas. Berdasarkan  simpulan diatas, maka peneliti dapat memberikan saran untuk meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa dengan menyiapkan media pembelajaran dengan baik dan lengkap, Mengefisiensikan waktu pada fase menjelaskan pengetahuan dan mendemonstraikan keterampilan, Untuk meningkatkan hasil belajar pada siswa maka guru harus memberikan bimbingan, latihan lanjutan guna mengetahui kemampuan siswa.   Kata kunci: Model pembelajaran langsung, aktivitas guru, aktivitas siswa, hasil belajar siswa.     Abstract   Learning subjects productive fashion boutiques use the model of teaching direct specially designed to help students learning knowledge and basic skills that can be taught by means langkah- demi- step in supporting learning process students who pertaining to the knowledge procedural and knowledge declarative that structured well. On competence make fashion woman, expected students able to make a rupture pattern pants woman appropriate design. This research purposes to know activity teacher, knowing activity students, and knowing study result of the student during learning and teaching by using learning directlyinto competence basic make a rupture pattern pants woman. The research activity held in public smk 2 tuban graders xi fashion boutiques school year 2012 / 2013 about 22 students held on november 2013. The kind of research ptk, this research using methods observation and sheets test. Instrument used Is the observation activity teacher, activity students and study result of the students, and learning device using draft and handouts. This research result indicates that activity the teacher activities i done excellent by the percentage of 98,34 %, on the ii also done excellent by the percentage of 98,73 %, and on the iii obtain criteria done excellent by the percentage of 98,57 %. While activity students on activities i obtain a percentage of 84,28 % which means very good, while in activity ii also done with very good, by acquiring the percentage of 97,33 % and in activity iii activity students obtain the percentage of 90,76 % with criteria done very well. Study result of the student all at klasikal on the i is equal to 100 % which means exceeded, while in activity ii were 90,09 % which means exceeded, and on the iii are 100 % which means completed. Based on the above conclusions, the researchers can provide suggestions for improving the activity of the teacher, the student activity and student learning outcomes by setting up media learning well and complete, Mengefisiensikan time on phase describes the knowledge and skills of mendemonstraikan, to improve the results of learning in students and teachers should provide guidance, follow-up exercise to find out students ' ability.   Keywords: direct learning Model, the activity of the teacher, student activities, student learning outcomes.  

Metrics

  • 81 views
  • 41 downloads

Journal

Jurnal Tata Busana

Jurnal S1 Pendidikan Tata Busana berisi hasil penelitian mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana baik... see more