Pengaruh Ion Logam Fe3+ Terhadap Aktivitas Xylanase Hasil Dari Isolasi Trichoderma Viride Dengan Metoda Fermentasi Semi Padat

Alfi Salamah • Anna Roosdiana • Sutrisno Sutrisno
Journal article Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya • 2014

Download full text
(Bahasa Indonesia, 7 pages)

Abstract

Xilanase merupakan enzim ekstraseluler yang berfungsi untuk menghidrolisis xilan mejadi xilosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ion Fe3+ terhadap aktivitas xilanase hasil isolasi dari Trichoderma viride dengan media yang mengandung serbuk kulit pisang sebagai induser pada fermentasi semi padat. Ekstrak kasar xilanase dimurnikan melalui pengendapan dengan tingkat kejenuhan 40-80 % dan dilanjutkan dengan dialisis. Pengaruh penambahan ion Fe3+terhadap aktivitas xilanase dengan variasi konsentrasi (25; 30; 35; 40; 45 dan 50 mM). Aktivitas xilanase ditentukan dengan mengukur gula pereduksi (xilosa) secara spektrofotometri dengan reagen dinitrosalisilat (DNS), sedangkan kadar protein dengan reagen Biuret. Hasil dari penelitian ini menunjukkan aktivitas xilanase kasar 1,229 µg.mL-1.menit-1 dan setelah pengendapan sebesar 1,600 µg.mL-1.menit-1. Penambahan ion Fe3+ dapat menurunkan aktivitas xilanase dan ion Fe3+ berperan sebagai inhibitor un-competitive. Parameter kinetika dari xilanase diperoleh nilai Vm 1,072 µg.mL-1.menit-1, KM 1,23 % dan KI 119,05 mM.

Metrics

  • 70 views
  • 29 downloads

Journal

Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya

Jurnal Ilmu Kimia memuat publikasi hasil karya mahasiswa S1 Kimia yang berisi ide, gagasan maupun... see more