Penerapan Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah pada Kompetensi Dasar Menguji Baterai Kelistrikan Otomotif Kelas XII di Smk PGRI 1 Lamongan

Najmul Hidayat Hidayat • Djoko Suwito Suwito
Journal article Jurnal Pendidikan Teknik Mesin UNESA • 2014

Download full text
(Bahasa Indonesia, 7 pages)

Abstract

Penggunaan model pembelajaran adalah suatu USAha yang dilakukan olehguru agar seorang siswa dapat maksimal dalam memahami materi pelajaran, sehinggasetelah melakukan pembelajaran siswa akan memiliki kompetensi sebagaimanatuntutan dari materi pelajaran yang dipelajari. Berdasarkan hasil observasi daninterview langsung oleh peneliti dengan semua guru pada kompetensi dasar mengujibaterai kelistrikan otomotif mereka selalu menggunakan metode ceramah dalam setiapproses pembelajaran. Penyampaian materi yang seperti ini akan membuat siswa bosansehinga berakibat prestasi siswa akan menjadi rendah dan dapat mempengaruhi prosesbelajar mengajar dan hasil belajar siswa juga selama proses pembelajaran masihtergolong rendah tidak mencapai KKM ≥ 75. Berdasarkan kajian tersebut, salah satuupaya adalah dengan penerapan model pembelajaran berdasarkan masalah. Tujuandari penerapan model ini adalah untuk meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa,hasil belajar siswa dan minat belajar dalam pembelajaran.Objek dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaranberdasarkan masalah dengan subjek siswa kelas XII TKR I dan aktivitas gurumengajar di SMK PGRI 1 Lamongan dengan menggunakan jenis Penelitian TindakanKelas (PTK). Setiap siklus ada empat tahap yakni tahap: 1) perencanaan, 2)pelaksanaan, 3) observasi, dan 4) refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian inimenggunakan lembar observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, tes, dan angket responminat siswa. Analisis data yang diperoleh adalah data kualitatif dan kuantitatif.Aktivitas guru, aktivitas siswa dan angket respon siswa diukur menggunakan skalalikert sedangkan hasil belajar siswa dapat dilihat pada hasil belajar klasikal dapattercapai apabila nilai siswa ≥ 75 dan ketuntasan klasikal ≥ 80%.Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru dalam menyiapkan RPP adalah81,36 % (sangat baik) dan aktivitas guru dalam menerapkan RPP adalah 81,46 %(sangat baik). Aktivitas siswa selama mengikuti pembelajaran adalah 80, 62 % (baik).Respon minat siswa terhadap penerapan model pembelajaran masalah adalah 91,12 %(sangat baik). Hasil belajar siswa yang tuntas pada siklus I adalah 15 siswa denganketuntasan klasikal 60 % dan pada siklus II adalah 20 siswa dengan ketuntasanklasikal 80 %. Adanya peningkatan hasil tes siswa dengan adanya perlakuan guruyang lebih dari siklus pertama, seperti adanya bimbingan pada siswa yang mengalamikesulitan pada saat diskusi dan adanya solusi pada proses diskusi.The use of a model of learning is an attempt made by the teacher that astudent can be maximized in understanding the subject matter, so that after learningof students will have the competence as well as the demands of the subject matter being studied. Based on the results of observation and interview directly byresearchers with all the teachers in basic competence test battery Automotiveelectrical they are always using the method of lecturing in every learning process.The submission of material like this will make students bored so result in studentachievement will be low and may affect the teaching and learning process andlearning outcomes of students also during the learning process is still relatively lowdoes not reach the KKM ≥ 75. Based on these studies, one of the efforts is byapplication of the learning model based on the problem. The purpose of theapplication of this model is to increase the activity of the teacher, student activities,student learning outcomes and learning interest in learning.The object in this research is the application of the model of learning basedon the subject matter with the students of class XII TKR I and the activity of teachersteaching in SMK PGRI 1 Lamongan by using this type of class action Research(PTK). Each cycle there are four stages of the 1) planning phase, 2) implementation,3) observation, and 4) reflection. The collection of data in this study using activityobservation sheet teacher, student activities, test, and the now the response of intereststudents. Analysis of the data acquired is qualitative and quantitative data. Theactivity of the teacher, the student activity and student response now measured usingthe likert scale and the student learning outcomes can be seen on the results ofclassical learning can be achieved if the value of ≥ 75 and students of classicalketuntasan ≥ 80%.The results showed the activity of the teacher in preparing the RPP is81,36% (very good) and the activity of the teachers in implementing the RPP is81,46% (very good). Student activities during the following learning is 80, 62% (verygood). Student interest in response to the application of the model of learningproblems is 91,12% (very good). Learning outcomes students who complete the cycleI was 15 students with 60% of classical and ketuntasan on cycle II was 20 students ofclassical ketuntasan with 80%. An increase in student test results with the presence ofa teacher over treatment of the first cycle, such as the guidance on students who arehaving difficulties at the moment of the discussion and any solution on the process ofdiscussion

Metrics

  • 107 views
  • 43 downloads

Journal

Jurnal Pendidikan Teknik Mesin UNESA

Jurnal Pendidikan Teknik Mesin (JPTM) merupakan jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Teknik... see more