Variabilitas Sifat Fisika Tanah Dan C-organik Pada Lahan Hutan Dan Perkebunan Kakao (Theobroma Cacao L.) Di Desa Sejahtera Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi

G Baso, Muh. Subair • Uswah Hasanah • Anthon Monde
Journal article Agrotekbis • 2014

Download full text
(Bahasa Indonesia, 8 pages)

Abstract

Tanah merupakan salah satu faktor penting dalam produksi pertanian, karena tanah merupakan media tanam yang umum digunakan. konversi lahan hutan menjadi lahan pertanian oleh masyarakat disekitar hutan ataupun kawasan lindung masih terus berlangsung hingga sekarang ini. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret - Mei 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Variabilitas Sifat Fisika Tanah. Teknik pengambilan sampel tanah menggunakan metode purposive sampling, pengambilan sampel tanah utuh dengan menggunakan ring pada kedalaman kurang lebih 20 cm dari lapisan tanah bagian atas. Pada lahan hutan dilakukan pengambilan sampel tanah di tiga titik yang berbeda yang disesuaikan dengan kelerengan, sedangkan pada lahan kakao (Theobroma cacao L.) pengambilan sampel tanah dilakukan pada tiga tempat yang diulang sebanyak tiga kali. Masing-masing pengambilan sampel memiliki perbedaan tempat dan kelerengan. Berdasarkan hasil penelitian yaitu Pada lahan kakao dengan lereng 21-30 % dan ≤18 % bertekstur lempung berdebu, sedangkan pada lahan kakao dengan lereng 18-20 % bertekstur lempung berliat. Pada lahan hutan dengan lereng ≥30 %, 18-30 %, dan ≤18 % bertekstur lempung berpasir.Pada lahan kakao dengan lereng ≤18 % memiliki bulk density tertinggi dibandingkan dengan lahan hutan. Pada lahan kakao dengan lereng 21-30 % dan ≤18 % porositasnya tergolong kurang baik, sedangkan pada lereng 18-20 % porositasnya tergolong baik. Pada lahan hutan lereng ≥30 %, 18-30 % dan ≤18 % porositasnya tergolong baik.Pada lahan hutan dengan lereng ≥30 % memiliki C organik yang tinggi. Pada lahan kakao dengan lereng 18-20 % memiliki kondisi air jenuh tinggi.Pada lahan hutan dengan lereng ≥30 %, 18-30 %, dan ≤18 % memiliki permeabilitas yang sedang dan yang terdapat pada lahan kakao dengan lereng 21-30 % memiliki permeabilitas agak lambat.

Metrics

  • 80 views
  • 649 downloads

Journal

Agrotekbis

Agrotekbis merupakan jurnal bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibi... see more