Analisis Kerugian Piutang Tak Tertagih pada PT. Metta Karuna Jaya Makassar

Imanuella Fensi Da Costa

Abstract

Perusahaan mencari keuntungan atau laba dengan melakukan penjualan barang dan jasa. Penjualan tersebut dilakukan dalam bentuk tunai dan pemberian kredit. Sistem penjualan secara kredit akan menimbulkan piutang bagi kreditur dan hutang bagi debitur. Penjualan kredit ini memiliki resiko yaitu tidak tertagihnya sebagian atau seluruh piutang yang diberikan kepada debitur. Akibat dari tidak tertagihnya piutang ini akan menimbulkan beban kerugian piutang, maka Perusahaan harus menentukan metode yang akan dipergunakan untuk menghitung beban kerugian piutang ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan atas kerugian piutang tak tertagih pada PT. Metta Karuna Jaya Makassar. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan Perusahaan menggunakan metode penghapusan langsung dalam hal penentuan beban kerugian piutangnya. Metode penghapusan langsung mencatat piutang yang benar-benar tidak tertagih sebagai beban kerugian piutang. Penggunaan metode penyisihan akan memberikan nilai realisasi bersih pada neraca dan besarnya beban kerugian piutang akan berdasarkan pada estimasi yang dilakukan.Penggunaan metode penyisihan sesuai untuk tujuan pembukuan Perusahaan dan harus berdasarkan prinsip-prinsip akuntansi berlaku umum karena sesuai dengan prinsip penandingan dan prinsip konservatisme. Sebaiknya manajemen Perusahaan menggunakan metode penyisihan dalam penentuan beban kerugian piutangnya.

Metrics

  • 154 views
  • 36 downloads

Journal

Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi

Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (Jurnal EMBA) merupakan terbitan berkala se... see more