Pengembangan Software Inventori Gaya Belajar Bagi Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Ledy Novia Sridiarsih

Download full text
(Bahasa Indonesia, 11 pages)

Abstract

Dari hasil wawancara dengan koordinator guru Bimbingan dan Konseling dan siswa diperoleh informasi bahwa terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam menerima dan mengikuti pelajaran yang pada akhirnya berdampak pada hasil belajar mereka. Mereka belum mengetahui gaya belajar yang dominan pada dirinya karena Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Pademawu belum memiliki instrumen gaya belajar. Oleh karena itu, dikembangkan alat ukur berupa software inventori gaya belajar bagi siswa SMP. Tujuan penelitian ini adalah ingin menghasilkan software inventori gaya belajar bagi siswa SMP beserta buku panduan penggunaannya yang memenuhi kriteria keberterimaan (kegunaan, kelayakan, ketepatan dan kepatutan). Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan Borg & Gall (1983) dalam (Setyosari, 2012). Terdapat tiga tahap pengembangan yaitu tahap pra pengembangan, pengembangan dan pasca pengembangan. Teknik analisis data kualitatif dianalisis secara deskriptif kualitatif yaitu dengan cara mendeskripsikan dan menarik kesimpulan. Sedangkan data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan rumus-rumus statistik untuk mencari koefisien validitas inventori gaya belajar menggunakan rumus koefisien korelasi product moment dari Pearson, sedangkan untuk meghitung koefisien reliabilitas digunakan teknik belah dua (split halve method) dari Spearman Brown serta uji keberterimaan  software inventori gaya belajar dan buku panduan penggunaannya menggunakan rumus statistik deskriptif dengan penyajiannya dalam bentuk persentase. Dalam penelitian pengembangan ini, didapatkan bentuk inventori gaya belajar yang memiliki validitas yang tinggi, hal ini dapat dibuktikan dengan hasil perhitungan validitas terhadap 174 pernyataan, 140 butir pernyataan dinyatakan valid dan 34 butir pernyataan tidak valid dan juga didapatkan bentuk inventori gaya belajar yang memiliki reliabilitas yang tinggi. Berdasarkan kriteria tinggi rendahnya tingkatan koefisien reliabilitas skor 0,95341 dinyatakan inventori gaya belajar ini memiliki reliabilitas yang tinggi, sedangkan hasil penilaian uji ahli materi, ahli media, ahli praktisi dan uji lapangan dapat dilihat dari beberapa aspek yaitu: (1) komponen buku panduan, (2) komponen materi/ isi software inventori gaya belajar, dan (3) komponen software inventori gaya belajar, presentase nilai yang diperoleh sebesar 85,8795 atau 86% (dibulatkan) termasuk kategori sangat baik (81%-100%) tidak perlu direvisi menurut kriteria penilaian Mustaji (2005). Dengan demikian produk telah memenuhi kriteria keberterimaan Kata Kunci: software, inventori, gaya belaja

Metrics

  • 63 views
  • 116 downloads

Journal

Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling UNESA

Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling UNESA merupakan kumpulan artikel yang berisi hasil penelitia... see more