Pengelompokan Plasma Nutfah Jagung Lokal Berdasarkan Karakter Kuantitatif Tanaman

Yusi Nurmalita Andarini • Sutoro Sutoro
Journal article Informatika Pertanian • June 2018 Indonesia

Download full text
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstract

Produktivitas jagung ditentukan oleh kualitas lingkungan tumbuh dan varietas yang ditanam. Informasi variasi genetik tanaman jagung perlu diketahui sebagai dasar pertimbangan dalam penyusunan strategi konservasi, pemuliaan, pengelolaan, dan pemanfaatan sumber daya genetik tanaman. Syarat utama yang diperlukan oleh pemulia untuk merakit varietas unggul baru adalah tersedianya materi genetik dengan keragaman yang luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengelompokkan plasma nutfah jagung lokal berdasarkan karakter kuantitatif tanaman. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikemeuh, BB Biogen, Bogor, menggunakan 44 aksesi jagung lokal asal NTT dan enam aksesi jagung lokal asal Jawa Timur. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok dengan tiga ulangan, sebagai perlakuan adalah 50 aksesi jagung. Karakter yang diamati meliputi sifat agronomis dan morfologis tanaman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 5 kelompok aksesi, dan jagung aksesi Mendi berumur genjah, dapat dipanen pada umur 74 hari. Sumber daya genetik jagung dengan karakter biomas (bobot brangkasan) tertinggi dimiliki oleh aksesi Pena Tasa. Bobot 100 butir tertinggi dihasilkan oleh aksesi Pena Oban. Aksesi-aksesi tersebut dapat digunakan sebagai bahan pemuliaan tanaman jagung untuk menghasilkan varietas unggul.

Metrics

  • 235 views
  • 96 downloads

Journal

Informatika Pertanian

Informatika Pertanian terbit dua kali dalam setahun, dimaksudkan untuk menyediakan media bagi Pen... see more