Preferensi Masyarakat Pesantren terhadap Bank Syariah (Studi Kasus DKI Jakarta)

Fahd Noor • Yulizar Djamaluddin Sanrego
Journal article Tazkia Islamic Finance and Business Review • 2011 Indonesia

Download full text
(Bahasa Indonesia, 15 pages)

Abstract

Sebagai basis pendidikan Islam, pondok pesantren berpotensi besar dalam pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia khususnya di DKI Jakarta. Namun potensi tersebut belum diperhatikan secara maksimal oleh praktisi perbankan syariah. Hal ini dapat diindikasikan dengan masih minimnya masyarakat pesantren yang menjadi nasabah bank syariah. Tulisan ini ingin melihat sejauh mana preferensi masyarakat pesantren terhadap bank syariah khususnya di DKI Jakarta, dengan menggunakan metode regresi logistik (Logit) yang terdiri dari variable dependen ( Y0 = Non-nasabah dan Y1 = Nasabah) dan beberapa variable independen yang terdiri dari pendidikan, penghasilan, pengetahuan, akses, profesionalitas, fasilitas, popularitas dan bunga bank. Dari hasil hasill analisis yang dilakukan diketahui bahwa pengetahuan dan akses sanggat berpengaruh positif terhadap masyarakat pesantren. Sementara profesionalitas dan fasilitas justru berpengaruh negatif, hal ini dikarenakan masih minimnya pengetahuan masyarakat pesantren terhadap bank syariah sehingga mereka tidak berminat menggunakan bank syariah bahkan lebih cenderung menggunakan bank konvensional. Sosialisasi akan perbankan syariah di Indonesia khususnya di DKI Jakarta terhadap masyarakat masih sangat minim khususnya masyarakat pesantren, dibutuhkannya peran dari seluruh stake holder untuk mendukung serta mensosialisasikan perbankan syariah secara berkelanjutan dan tepat sasaran.JEL Classification : G21

Metrics

  • 93 views
  • 152 downloads

Journal

Tazkia Islamic Finance and Business Review

Tazkia Islamic Finance and Business Review (TIFBR) is a blind peer-reviewed journal published by ... see more