Pengaruh Lama Penyatuan dan Sambung Sistem Kaki Ganda terhadap Pertumbuhan Bibit Durian (Durio Zibethinus, L.) di Kabupaten Jember

Mohamad Zaedan Fitri • Muhammad Islahuddin
Journal article Agritrop • 2018

Download full text
(Bahasa Indonesia, 9 pages)

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh lamanya penyatuan batang utama dengan batang tambahan dan sambung sistem kaki ganda terhadap pertumbuhan bibit durian (Durio zibethinus L.). Penelititian dilaksanakan di desa Sumberjambe kecamatan Sumber Jambe, kabupa ten Jember, yang diaksanakan dari tanggal 20 Mei 2018 sampai dengan tanggal 31 Agustus 2018. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Perlakuan masing-masing faktor adalah sebagai berikut; Faktor I adalah lamanya proses penyatuan sambungan bibit durian (L) terdiri dari 3 yaitu: L1 : Penyatuan batang utama dan batang tambahan hari ke 40, L2 : Penyatuan batang utama dan batang tambahan hari ke-60, L3: Penyatuan batang utama dan batang tambahan hari ke 80. Faktor ke II : pemakaian jumlah kaki ganda (P) terdiri dari 4 level, yaitu: P1 : Perlakuan dengan menggunakan 1 batang kaki, P2 : Perlakuan dengan menggunakan 2 batang kaki, P3 : Perlakuan dengan menggunakan 3 batang kaki, dan P4: Perlakuan dengan menggunakan 4 batang kaki. Hasil penelitian perlakuan penambahan kaki ganda memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata terhadap tinggi bibit durian, diameter batang dan jumlah daun pada umur 80 hari setelah sambung kaki (P3) memberikan pengaruh yang sangat nyata. Perlakuan pada umur 40 hari dan 60 hari setelah sambung kaki parameter tinggi bibit, diameter batang dan jumlah daun tidak memberikan pengaruh pada pertumbuhan bibit durian. Tidak terdapat interaksi antara penambahan kaki ganda dan lamanya penyatuan terhadap pertumbuhan bibit durian.

Metrics

  • 71 views
  • 30 downloads

Journal

Agritrop

Jurnal Agritropic is a scientific publication in agricultural sciences published by Muhammadiyah ... see more