Pengaplikasian Berbagai Macam Pupuk Azolla (Azolla Microphyla) Dan Interval Waktu Aplikasi Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Kedelai (Glycine Max (L) Merill)

Khairul Ikasan Mamang • Iskandar Umarie • Hudaini Hasbi
Journal article Agritrop • 2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui macam pupuk azolla yang terbaikdalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai, (2) untuk mengetahui interval waktu aplikasi yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai, (3) untuk mengetahui interaksi pemberian berbegai macam pupuk azolla dan waktu aplikasi dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai. Penelitian ini dilaksanakan dilahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember dari bulan Maret sampai Juni 2017 dengan ketinggian tempat89 m diatas permukaan laut penelitian ini dilakuakn secara faktorial (3 x 3) dengan pola dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor yaitu pertama dalah pemberian berbagai macam pupuk azolla dan faktor kedua yaitu interval waktu pemupukan yang diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama terbagi menjadi 3 taraf yakni A1= Kompos azolla 6 ton/ha (1200 g/plot), A2= azolla cair 120 ml/L/ha, A3= Azolla segar 8 ton/ha (1600 g/plot). Faktor kedua terbagi dalam 3 taraf yakni W1= 7 hari sebelum tanam, W2= 0 hari/saat tanam, W3= 7 hari setelah tanam. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan pemberian berbagai macam pupuk azolla tidak memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman kedelai umur (14, 28, 42) hst, jumlah daun umur (14, 28, 42) hst, umur berbunga, jumlah cabang produktif, berat polong pertanaman, jumlah polong, berat basah berangkasan, berat kering berangkasan, berat basah polong, berat kering polong, berat 100 biji. Pada perlakuan waktu aplikasih memberikan pengaruh yang berbeda nyata pada parameter jumlah cabang, berat polong pertanaman, jumlah polong, berat basah berangkasan basah, berat berangkasan kering, berat basah polong, berat kering polong, berat 100 biji dan tidak berpengaruh pada parameter tinggi tanaman umur (14, 28, 42) hst, jumlah daun umur (14, 28, 42) hst, danumur berbunga. Sedangkan interaksi antara kedeua perlakuan tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap seluruh variabel pengamatan. Waktu apikasih saat tanam (W3) memberikan hasil terbaik pada veriabel pengamatan produksi tanaman kedelai.

Metrics

  • 38 views
  • 17 downloads

Journal

Agritrop

Jurnal Agritropic is a scientific publication in agricultural sciences published by Muhammadiyah ... see more