Penguatan Teknologi Pengolahan Kerang di Kedung Cowek, Kecamatan Bulak Surabaya

Aniek Sulestiani • Intan Baroroh • Mas Roro Lilik Ekowanti • Karma Budiman
Journal article Agritrop • 2017

Download full text
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstract

Masyarakat nelayan di pesisir Kedung Cowek Kenjeran merupakan kelompok masyarakat tertinggal memerlukan pengembangan produksi lokal berupa olahan kerang.Kondisi sekarang sedang aktif – aktifnya meningkatkan nilai jual kerang dengan berbagai macam sistem pengolahan, mengingat banyaknya hasil kerang laut yang ditangkap nelayan dengan teknologi pengolahan hasilkerang dan pemasaran yang sangat terbatas.Tujuan peningkatan pengolahan dengan sentuhan teknologi maupun pemasaran yang bagus. Permasalahan bagaimana memberi sentuhan teknologi dalam pengolahan kerang untuk peningkatan kapasitas produksi.penelitian ini bersifat deskriptif kulitatif menggambarkan dan mengidentifikasi teknologi dalam pengolahan kerang serta identifikasi strategi pemasaran. Pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi produksi dengan teknologinya, observasi lapangan kemajuan produksi dan Interview guide sumber informasi pengolahan kerang .Teknologi yang diterapkan bersifat tradisional (alat aduk) bergeser menggunakan teknologi pengaduk adonan. Teknologi ini membuat bahan olahan kerang lebih halus dan hasilnya lebih bermutu dan mempercepat waktu pengolahan. Kelompok USAha olahan kerang bernama UKM “ BUNDA” telah menjadi koperasi berbadan hukum disebut Koperasi “Laut Barokah”. sedangkan kegiatan produksinya telah memenuhi pasar lokal Surabaya dan luar Jawa dengan strategi pemasaran online. Hasil pemasaran produk di Sentra Ikan Bulak (SIB) Jl. Bulak Cumpat No. 1 Kota Surabayatelah dilakukan secara online dengan alamat www //ukm bunda.co.id , sedangkan pinjaman pemodalannya melalui Koperasi “Laut Barokah” yang bergerak dalam unit simpan pinjam dengan bunga lunak.

Metrics

  • 51 views
  • 16 downloads

Journal

Agritrop

Jurnal Agritropic is a scientific publication in agricultural sciences published by Muhammadiyah ... see more