Aplikasi Berbagai Dosis Pupuk Kalium Dan Kompos Terhadap Produksi Tanaman Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L.)

Achmad Nurwanto • Niken Sulistyaningsih
Journal article Agritrop • 2017

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu jenis tanaman yang berumur pendek atau tanaman semusim dan merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura yang banyak di budidayakan secara komersil. Salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap produksi tanaman cabai rawit yaitu kerontokan bunga. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi kerontokan bunga dan buah yaitu dengan pemupukan kalium dan kompos. Penelitian ini dilakukan di Rumah Kaca Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jember pada bulan Mei sampai Oktober 2016. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial 4 x 4 yang terdiri dari dua faktor yaitu penggunaan pupuk kalium dan kompos. Faktor penggunaan pupuk kalium terdiri dari 4 taraf K0 : 0 g/polibag, K1 : 1.35 g/polibag, K2 : 2.70 g/polibag dan K3 : 4.05 g/polibag dan faktor penggunaan pupuk kompos terdiri dari 4 taraf B0 : 0%, B1 : 5%, B2 : 10% dan B3 : 15%, sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan dengan 2 ulangan. Hasil uji lanjut menunjukkan bahwa perlakuan terbaik pada faktor tunggal pemberian pupuk kalium adalah perlakuan K2 dengan dosis pupuk kalium sebanyak 2.70 gram/tanaman, sedangkan perlakuan terbaik pada faktor tunggal pemberian kompos adalah perlakuan B3 dengan dosis kompos sebanyak 15% dan pemberian pupuk kalium dan kompos (K3B3) merupakan perlakuan terbaik pada variabel penentuan kualitas buah.

Metrics

  • 48 views
  • 154 downloads

Journal

Agritrop

Jurnal Agritropic is a scientific publication in agricultural sciences published by Muhammadiyah ... see more