Metrics

  • visibility 39 views
  • get_app 5 downloads
description Journal article public Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika

Keseimbangan Pertumbuhan Spiritual dan Intelektual: Teladan Yesus dan Paulus Bagi Hamba Tuhan Masa Kini

Haryadi Baskoro, Hendro Hariyanto Siburian
Published 2019

Abstract

Ketidakseimbangan antara spiritualitas dan intelektualitas terbukti sering mengganggu pertumbuhan pelayanan hamba-hamba Tuhan. Bahkan ketidakseimbangan itu bisa menjerumuskan hamba Tuhan dalam kesesatan dan kejatuhan. Melalui studi Alkitab (eksegesa) dan penelitian kualitatif, peneliti mencoba memahami keteladanan Yesus dan Paulus sebagai model pertumbuhan yang seimbang antara spiritualitas dan intelektualitas. Dari pembahasan ditemukan kebenaran penting bahwa Yesus dan Paulus adalah figur-figur pelayan yang melayani dengan kompetensi ganda: spiritual dan intelektual. Kompetensi ganda itu dikembangkan dalam rangka menunaikan tugas pelayanan. Pengembangan kompetensi ganda itu berdasarkan Alkitab, Firman Tuhan. Mengacu pada Yesus dan Paulus, hamba Tuhan masa kini juga harus bertumbuh seimbang dalam kompetensi ganda itu. Keseimbangan antara spiritualitas dan intelektualitas menjadikan hamba Tuhan lebih sehat secara rohani, terjaga dari kesesatan, kritis dan cerdas, namun tetap menyala-nyala di dalam Roh Kudus. Kompetensi ganda akan memampukan hamba Tuhan masa kini melakukan pelayanan-pelayanan besar. Dan ketika keberhasilan itu diperoleh, kompetensi ganda itu akan menjaga agar hamba Tuhan tidak terjatuh. Kata kunci: spiritualitas, intelektualitas, keseimbangan, pelayanan, Alkitabiah. The imbalance between spirituality and intellect has often been shown to disrupt the growth of the ministry of God's servants. Even that imbalance can plunge the servant of God in error and fall. Through Bible study (exegesis) and qualitative research, researchers try to understand Jesus and Paul as models of balanced growth between spirituality and intellect. From the discussion I discovered the important truth, that Jesus and Paul are servant figures who serve with multiple competencies: spiritual and intellectual. Double competency was developed in order to fulfill service duties. The development of multiple competencies is based on the Bible, God's Word. Referring to Jesus and Paul, God's servants today must also grow in balance in that dual competence. The balance between spirituality and intellect makes the Lord's servant have spiritual health, maintained from heresy, critical and intelligent, but still on fire in the Holy Spirit. Multiple competencies will enable God's servants today to carry out great services. And when the success is obtained, that dual competence will keep the servants of God from falling.

Full text

 

Metrics

  • visibility 39 views
  • get_app 5 downloads