Journal article // Agrominansia






PRESERVASI SEMEN AYAM MENGGUNAKAN PENGENCER AIR KELAPA HIJAU DENGAN BERBAGAI TINGKAT KEMATANGAN
December 16, 2019  //  DOI: 10.34003/294922
Khaeruddin Khaeruddin, Ahmad Hidayat, Bahri Syamsuryadi

Metrics

  • Eye Icon 752 views
  • Download Icon 652 downloads
Metrics Icon 752 views  //  652 downloads
Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan umur air kelapa terbaik sebagai pengencer semen
ayam selama presevasi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan pengulangan
sebanyak 5 kali (penampungan semen). Taraf perlakuan yang digunakan berupa tingkatan
kematangan air kelapa yaitu P0 (tanpa pengencer), P1 (air kelapa berumur ± 3 bulan, P3 (air kelapa
berumur ± 6 bulan), P3 (air kelapa berumur ± 9 bulan), P4 (air kelapa berumur ± 11 bulan) dan P5
(air kelapa berumur ± 13 bulan). Semen ayam dikoleksi menggunakan metode pemijatan, semen
segera diencerkan setelah koleksi dan disimpan pada suhu 5 oC. Pengamatan motilitas spermatozoa
dilakukan pada jam ke-0, 24, 48, 72 dan 96. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan tingkat
kematangan air kelapa berpengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap motilitas spermatozoa yang
mulai terlihat pada jam ke-24, 48, 72 dan 96 dan juga berpengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap
longivitas spermatozoa. Penggunaan air kelapa sebagai pengencer mampu mempertahankan
motilitas spermatozoa progresif lebih baik dibandingkan tanpa pengencer. Penggunaan air kelapa
dengan umur ± 6 bulan hingga ± 12 bulan menghasilkan motilitas spermatozoa paling tinggi jika
dibandingkan penggunaan air kelapa berumur ± 3 bulan pada penyimpanan 24 jam dan 96 jam.
Kesimpulan penelitian ini adalah air kelapa hijau yang baik digunakan sebagai pengencer untuk
preservasi semen ayam adalah air yang berasal dari buah kelapa dengan umur antara 6 hingga 12
bulan.
Kata kunci: air kelapa, pengencer, spermatozoa, ayam

Full text
Show more arrow
 

Metrics

  • Eye Icon 752 views
  • Download Icon 652 downloads
Metrics Icon 752 views  //  652 downloads