Journal article // Sitakara






Fungsi dan Makna Bhajan pada Upacara Agama Hindu di Kuil Shri Mariamman Kota Medan
2020  //  DOI: 10.31851/sitakara.v5i2.4776
Agung Suharyanto, Onggal Sihite, Wiflihani Wiflihani, Citra Girsang, Firza Ramadhan + 4 more authors

Metrics

  • Eye Icon 0 views
  • Download Icon 3 downloads
Metrics Icon 0 views  //  3 downloads
Abstract

Musik memiliki makna dalam pelaksanaan ibadah Agama Hindu dikarenakan musik adalah simbol pemujian terhadap Sang Yhang Whidi (Tuhan Pencipta Alam semesta). Shri Mariamman adalah Kuil yang berlokasi di Kota Medan. Bhajan Muruga merupakan lagu (mantra) renungan guna memuja dewa-dewi mereka ketika melakukan ibadah. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui fungsi dan makna musik pada pelaksanaan ibadah Agama Hindu di Kuil Shri Mariamman, Medan, Sumatera Utara. Metode penelitian deskriptif yang bersifat kualitatif digunakan sebagai cara untuk menjelaskan hasil penelitian. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini menetapkan informan yang terlibat maupun yang tidak terlibat secara langsung. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa peran musik dalam ibadah umat agama Hindu sebagai sarana beribadah kepada Sang Yhang Whidi, Musik dijadikan sebagai bentuk pengiring nyanyian yang disebut dengan mantra sebagai doa-doa pemujaan. Makna yang terkandung di dalamnya adalah Nyanyian yang diiringi dengan musik menandakan pemujaan yang tulus, sungguh sungguh, penambah semangat, memuja, penyampaian doa dan rasa syukur umat Hindu kepada Sang Yhang Whidi.

Full text
Show more arrow
 

Metrics

  • Eye Icon 0 views
  • Download Icon 3 downloads
Metrics Icon 0 views  //  3 downloads