Metrics

  • visibility 0 views
  • get_app 3 downloads
description Journal article public Jurnal Teologi Amreta

An Outline of Extension From Neutrosophic Psychology to Pneumatic Transpersonal Psychology: Towards Relational Psychotherapy and Relational Pedagogy: Garis Besar Ekstensi Dari Psikologi Neutrosofik Ke Psikologi Transpersonal Pneumatik: Menuju Psikoterapi Relasional Dan Pedagogi Relasional

Victor Christianto
Published 2019

Abstract

Continuing our previous paper, we gave an outline of a new integral model of human consciousness scheme beyond Freudian mental model. We start from a recent book by one of us: Neutropsychic personality. Then we discuss possibility to reintroduce spirit into human consciousness. To emphasize what we have outlined in a preceding paper, we consider the following: that human consciousness model should take into consideration “spirit” role, i.e. the mind-body-spirit as integral aspect, which view is neglected in the Freudian mental model. In this paper, we consider a further step: introducing “soul” as a different element of human consciousness. We also discuss a few possible applications of such an integral model of human consciousness, including relational psychotherapy and relational pedagogy. While we are fully aware that much remain to be done and we admit that this is only a sketch, we hope that this paper will start a fresh approach of research towards more realistic nonlinear human consciousness model. === Melanjutkan makalah kami sebelumnya, kami memberikan garis besar model integral baru skema kesadaran manusia di luar model mental Freudian. Kita mulai dari sebuah buku baru-baru ini oleh salah satu dari kita: kepribadian Neutropsik. Kemudian kita membahas kemungkinan untuk memperkenalkan kembali roh ke dalam kesadaran manusia. Untuk menekankan apa yang telah kami uraikan dalam makalah sebelumnya, kami mempertimbangkan yang berikut: bahwa model kesadaran manusia harus mempertimbangkan peran "roh", yaitu jiwa-raga-jiwa sebagai aspek integral, yang pandangannya diabaikan dalam model mental Freudian. Dalam tulisan ini, kami mempertimbangkan langkah selanjutnya: memperkenalkan "jiwa" sebagai elemen berbeda dari kesadaran manusia. Kami juga membahas beberapa aplikasi yang mungkin dari model integral dari kesadaran manusia, termasuk psikoterapi relasional dan pedagogi relasional. Sementara kami sepenuhnya menyadari bahwa masih banyak yang harus dilakukan dan kami mengakui bahwa ini hanya sketsa, kami berharap makalah ini akan memulai pendekatan penelitian baru menuju model kesadaran manusia nonlinier yang lebih realistis.

Full text

 

Metrics

  • visibility 0 views
  • get_app 3 downloads