Dasar Pertimbangan Hakim dalam Menjatuhkan Pidana Mati terhadap Tindak Pidana Pembunuhan yang Dilakukan oleh Oknum TNI (Analisis Putusan Pengadilan Militer Ii-09 Bandung No. 63-k/pm.ii-09/ad/iii/2013)

Chesya Sinar Mahardika
Journal article None • March 2015

Download full text
(Bahasa Indonesia, 21 pages)

Abstract

Penelitian membahas persoalan terkait adanya penjatuhan sanksi pidana mati yang dilakukan oleh hakim militer terhadap anggota militer sebagai pelaku tindak pidana pembunuhan yang sangat jarang sekali terjadi dalam lingkungan militer dengan penjatuhan sanksi pidana pokok yaitu pidana mati. Disamping itu juga terkait dengan adanya putusan majlelis hakim Pengadilan Militer II-09 Bandung Nomor 63-K/PM.II-09/AD/III/2013 mengenai dijatuhkannya hukuman pidana mati terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan yang dilakukan oleh anggota militer berpangkat Prada terhadap warga sipil sebagai korban dari tindak pidana pembunuhan ini. Berdasarkan hal tersebut di atas, penulis mengangkat rumusan masalah: apa yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam memutus kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Tamtama AD berpangkat Prada dan hambatan apa saja yang dihadapi hakim Pengadilan Militer Bandung dalam memutus kasus pembunuhan ini? Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjatuhan sanksi pidana mati yang diberikan oleh hakim militer terhadap pelaku pembunuhan mempunyai beberapa alasan yang dijadikan sebagai dasar pertimbangan yang kuat oleh hakim militer, diantaranya dilihat dari awal mula alasan dilakukannya pembunuhan, jumlah korban yang ada, alat dan barang bukti yang cukup, tidak ada hal-hal lain yang dapat meringankan penjatuhan sanksi pidana terhadap pelaku, belum adanya prestasi atau jasa apapun yang dilakukan oleh pelaku selama menjadi anggota militer, dan sebelum melakukan tindak pidana pembunuhan ini, pelaku sebelumnya telah memiliki catatan kriminal atas penggunaan narkotika. Peristiwa tindak pidana pembunuhan ini menimbulkan beberapa hambatan yang dialami hakim Pengadilan Militer Bandung meskipun tidak ada hambatan khusus baik dari segi yuridis maupun non yuridis.Kata Kunci: Dasar Pertimbangan Hakim, Pidana Mati, Pembunuhan, dan Oknum TNI.

Metrics

  • 225 views
  • 288 downloads

Journal

None

Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya is a student-run law review published four ... see more