وø¬ù‡ø© ù†ø¸ø± ø§ù„ø´ø±ùŠø¹ø© ø§Ù„ø¥ø³Ù„ø§Ù ùŠø© ùùŠ øªø¹ø¯ø¯ ø§ù„ø²ùˆø¬ø§øª

Ahmad Ubaidi Fathuddin
Journal article Jurnal Hukum Islam IAIN Pekalongan • October 2010 China • India

Download full text
(Bahasa Indonesia)

Abstract

Poligami telah dipraktekkan oleh berbagai suku dan dibolehkan oleh berbagai ajaran agama, seperti Yahudi, Hamurabi, peradaban India dan Cina, jauh sebelum kedatangan Islam. Poligami dilakukan tanpa tata aturan yang definitif, sehingga yang menjadi faktor determinan adalah hasrat pihak lelaki yang disesuaikan dengan kemampuan fisik dan finansial. Hal yang sama juga terjadi pada suku-suku Arab pra-Islam. Tulisan ini berupaya untuk mendeskripsikan bagaimana poligami dalam ajaran Islam dan beberapa perbedaan pendapat seputar poligami dalam Islam.

Metrics

  • 307 views
  • 925 downloads

Journal

Jurnal Hukum Islam IAIN Pekalongan

Jurnal Hukum Islam (JHI) adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Syariah dan E... see more