Tinjauan Yuridis Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan terhadap Tingkat Kesadaran dan Kepatuhan Masyarakat Sumenep

Abshoril Fithry
Journal article Jendela Hukum • 2014

Download full text
(Bahasa Indonesia, 9 pages)

Abstract

Pada prinsipnya setiap tingkah laku manusia ada yang mengatur, begitu pulaketika kita berkendara dijalan raya. Banyak kendaraan yang berlalu lalang untuksegera sampai ke tujuan sehingga banyak sekali terjadi kecelakaan lalu lintas yangmembahayakan banyak orang. Undang-undang sudah mengamanatkan bahwa setiappengguna kendaraan wajib mematuhi tata tertib yang ada, bahkan sosialisasi sudahbanyak dilakukan oleh pihak kepolisian lalu lintas guna menciptakan suasana yangtertib berlalu lintas. Setelah kami amati ternyata banyak sekali pelanggaran yangdilakukan oleh masyarakat Sumenep kurang mematuhi rambu-rambu bahkanmelanggar Undang-undang itu sendiri. Penggunaan helm, berboncengan tiga, nyalalampu di siang hari sampai menerobos lampu merah di persimpangan menjadipemandangan yang kurang mengenakkan. Mereka hanya takut dan tidak melanggarkalau ada aparat berdiri di pos tersebut. Kurangnya kesadaran dari masyarakat itulahyang sering kali terjadi kecelakaan lalu lintas. Dari uraian tersebut maka penulismembuat rumusan masalah yang nantinya dapat memberikan solusi yang baik untukperbaikan tata cara berlalu lintas yang baik. Rumusan masalah itu adalah, bagaimanaperan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 terhadap kecelakaan yang terjadikhususnya di Sumenep? Serta Faktor apa saja yang mengakibatkan terjadinyakecelakaan di Sumenep?. Hal itu kami ambil agar nantinya masyarakat menyadaribetapa pentingnya berkendara dengan mengikuti aturan yang berlaku saat ini.

Metrics

  • 284 views
  • 824 downloads

Journal

Jendela Hukum

Jurnal Jendela Hukum diterbitkan berkala Oleh Fakultas Hukum Universitas Wiraraja Sumenep sebagai... see more