Tinjauan Pengelolaan Sampah Medis dan Non Medis di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. H. Aloei Saboe Tahun 2012

Journal article Public Health Journal • 2012

Download full text
(Bahasa Indonesia, 7 pages)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran pengelolaan sampah medis dan non medis di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. H. Aloei Saboe. Populasi adalah seluruh petugas yang berhubungan dengan sampah medis dan non medis yaitu 352 orang, sedangkan yang dijadikan sampel yaitu petugas kebersihan 25 orang, pengawas 12 orang, petugas lab 1 orang, radiologi 1 orang, pegawai kantor 2 orang, petugas gizi 2 orang dan kepala sanitasi 1 orang dengan jumlah keseluruhan 68 orang. Data yang terkumpul diolah menggunakan rumus persentase. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran pengelolaan sampah medis dan non medis di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. H. Aloei Saboe. Populasi adalah seluruh petugas yang berhubungan dengan sampah medis dan non medis yaitu 352 orang, sedangkan yang dijadikan sampel yaitu petugas kebersihan 25 orang, pengawas 12 orang, petugas lab 1 orang, radiologi 1 orang, pegawai kantor 2 orang, petugas gizi 2 orang dan kepala sanitasi 1 orang dengan jumlah keseluruhan 68 orang. Data yang terkumpul diolah menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian diperoleh bahwa proses pengelolaan sampah pada tahap penanganan awal telah memenuhi syarat, tahap pengumpulan telah memenuhi syarat, tahap pengangkutan telah memenuhi syarat dan tahap penanganan akhir tidak memenuhi syarat sedangkan untuk penggunaan alat pelindung diri memenuhi syarat. Tahap penanganan akhir dikarenakan tidak memenuhi syarat dikarenakan tidak tersedianya alat pemusnah sampah medis yaitu incinerator menurut Kepmenkes 1204/Menkes/SK/X/2004. Hasil penelitian diperoleh bahwa proses pengelolaan sampah pada tahap penanganan awal telah memenuhi syarat, tahap pengumpulan telah memenuhi syarat, tahap pengangkutan telah memenuhi syarat dan tahap penanganan akhir tidak memenuhi syarat sedangkan untuk penggunaan alat pelindung diri memenuhi syarat. Tahap penanganan akhir dikarenakan tidak memenuhi syarat dikarenakan tidak tersedianya alat pemusnah sampah medis yaitu incinerator menurut Kepmenkes 1204/Menkes/SK/X/2004. Simpulan untuk mengatasi masalah yang ada diberikan penyuluhan kepada petugas terkait, disediakannya kantong plastik untuk masing-masing jenis sampah, disediakannya alat cuci mekanis, desinfeksi bahan kimia, dilakukan pengemasan sampah, diperbaikinya kondisi kereta pengangkut, disediakannya incinerator dan disediakannya APD lengkap oleh petugas kebersihan. Simpulan untuk mengatasi masalah yang ada diberikan penyuluhan kepada petugas terkait, disediakannya kantong plastik untuk masing-masing jenis sampah, disediakannya alat cuci mekanis, desinfeksi bahan kimia, dilakukan pengemasan sampah, diperbaikinya kondisi kereta pengangkut, disediakannya incinerator dan disediakannya APD lengkap oleh petugas kebersihan. Kata Kunci : Rumah sakit, Sampah medis, non medis Kata Kunci : Rumah sakit, Sampah medis, non medis

Metrics

  • 635 views
  • 388 downloads

Journal

Public Health Journal

Public Health Journal is an online, peer-reviewed journal covering original research in public he... see more