Hygiene Sanitasi Pengolahan dan Uji Keberadaan Bakteri Escherichia Coli pada Es Buah yang Dijajakan Dipasar Jajan Kota Gorontalo

Nurshanty Tahaku
Journal article Public Health Journal • 2012 Indonesia

Download full text
(Bahasa Indonesia, 18 pages)

Abstract

Minuman es buah merupakan salah satu jenis minuman jajanan yang saat ini banyak dikonsumsi oleh masyarakat, minuman es buah harus memenuhi syarat kualitas air minum, sesuai dengan Permenkes RI No. 907/Menkes/SK/VII/2003 yaitu tidak terdapat Escherichia coli dalam minuman untuk menghindari terjadinya penyakit yang disebabkan oleh Escherichia coli, penerapan prinsip Hygiene Sanitasi Pengolahan Makanan Jajanan sesuai dengan Kepmenkes RI No. 942/Menkes/SK/VII/2003. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Hygiene Sanitasi Pengolahan dan Kandungan Bakteri Escherichia coli dalam es buah yang dijajakan dipasar jajan Kota Gorontalo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Hygiene Sanitasi Pengolahan dan Kandungan Bakteri Escherichia coli dalam es buah yang dijajakan dipasar jajan Kota Gorontalo. Jumlah populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh penjual es buah di pasar jajan Kota Gorontalo atau sebanyak 6 warung dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat deskriftif dengan melakukan observasi terhadap penjual es buah yaitu melihat Hygiene Sanitasi Pengoalahan dan analisa laboratorium terhadap kandungan Escherichia coli dalam es buah. Jumlah populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh penjual es buah di pasar jajan Kota Gorontalo atau sebanyak 6 warung dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat deskriftif dengan melakukan observasi terhadap penjual es buah yaitu melihat Hygiene Sanitasi Pengoalahan dan analisa laboratorium terhadap kandungan Escherichia coli dalam es buah. Teknik analisis data dalam penelitian ini disajikan dalam tabel distribusi frekuensi dan dinarasikan dengan data hasil pemeriksaan laboratorium untuk melihat ada tidaknya bakteri Escherichia coli dalam es buah kemudian dibandingkan dengan Permenkes RI No. 907/Menkes/SK/VII/2003 yaitu 0 dalam 100 ml sampel. Teknik analisis data dalam penelitian ini disajikan dalam tabel distribusi frekuensi dan dinarasikan dengan data hasil pemeriksaan laboratorium untuk melihat ada tidaknya bakteri Escherichia coli dalam es buah kemudian dibandingkan dengan Permenkes RI No. 907/Menkes/SK/VII/2003 yaitu 0 dalam 100 ml sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua penjual/pembuat atau sejumlah 6 penjual (100 %) es buah belum menerapkan prinsip Hygiene Sanitasi Pengolahan antara lain penjamah makanan, persiapan tempat pengolahan es buah, serta peralatan dan bahan es buah belum memenuhi syarat kesehatan sehingga berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, terbukti seluruh es buah positif (+) terkontaminasi bakteri Escherichia coli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua penjual/pembuat atau sejumlah 6 penjual (100 %) es buah belum menerapkan prinsip Hygiene Sanitasi Pengolahan antara lain penjamah makanan, persiapan tempat pengolahan es buah, serta peralatan dan bahan es buah belum memenuhi syarat kesehatan sehingga berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, terbukti seluruh es buah positif (+) terkontaminasi bakteri Escherichia coli. Berdasarkan hal itu, perlu diadakannya pengawasan dan penyuluhan oleh instansi terkait atau Dinas Kesehatan tentang pentingnya Hygiene Sanitasi Pengolahan es buah sehingga minuman yang dipasarkan memenuhi syarat kesehatan. Berdasarkan hal itu, perlu diadakannya pengawasan dan penyuluhan oleh instansi terkait atau Dinas Kesehatan tentang pentingnya Hygiene Sanitasi Pengolahan es buah sehingga minuman yang dipasarkan memenuhi syarat kesehatan. Kata Kunci : Hygiene Sanitasi Pengolahan, Escherichia coli, Es Buah, Keberadaan Bakteri. Kata Kunci : Hygiene Sanitasi Pengolahan, Escherichia coli, Es Buah, Keberadaan Bakteri.

Metrics

  • 734 views
  • 999 downloads

Journal

Public Health Journal

Public Health Journal is an online, peer-reviewed journal covering original research in public he... see more