Metrics

  • visibility 416 views
  • get_app 153 downloads
description Journal article public Indonesian Journal of International Law

Bali Nuraga-Lampung: Identity Conflict Behind the Policy

Eva Achjani Zulfa
Published 2014

Abstract

Indonesia is a nation richly blessed in heritage and culture. Its population consisted of 656 ethnic groups that spread from one end in Sabang to Merauke at the other end, and occupying more than 30,000 islands. In the last few years, a number of conflicts in Indonesia had escalated significantly in their magnitude, whether seen from the area of occurrence, from the backgrounds that triggered them, or the impact and their victims. The Bali Nuraga case in Lampung was a chronicle about the conflict between the people of Balinese descent and the indigenous people from Lampung in Sido Mulyo, it was an interesting subject to analyze, considering that the Balinese were not newcomers to the region. It has been told that this conflict was not essentially about religion, instead it was a conflict triggered by the persistent efforts by the Balinese in Bali Nuraga village to hold onto their identity.This paper will discuss about the ethnic issue that occured in Lampung regarding the existence of Balinese in Lampung. This conflict between Lampung against Bali, as we have seen from the presentation above was not about the Balinese people with their Hindu faith against the people from Lampung who were mostly Muslims; however, it was packaged that way by some parties to intensify the conflict.

Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan warisan dan budaya. Populasi yang terdiri dari 656 kelompok etnis yang menyebar dari Sabang hingga Merauke dan menempati lebih dari 30.000 pulau. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah konflik di Indonesia jumlahnya telah meningkat secara signifikan, baik dilihat dari daerah terjadinya konflik, latar belakang yang memicu konflik, maupun akibat dan korban yang dihasilkan dari konflik tersebut. Kasus Bali Nuraga di Lampung adalah konflik antara penduduk keturunan Bali dan penduduk pribumi di Lampung dari Sido Mulyo, merupakan subjek yang menarik untuk dianalisis, mengingat bahwa masyarakat Bali bukanlah pendatang baru dikawasan tersebut. Telah dikatakan bahwa pada dasarnya konflik ini bukan tentang agama, melainkan konflik tersebut dipicu oleh upaya yang dilakukan terus-menerus oleh masyarakat Bali di desa Bali Nuraga untuk memegang identitas mereka. Tulisan ini akan membahas tentang isu etnis yang terjadi di Lampung mengenai keberadaan masyarakat Bali di Lampung. Konflik Lampung melawan Bali, seperti yang telah disebutkan bahwa bukanlah mengenai keyakinan Hindu yang dipegang masyarakat Bali terhadap masyarakat Lampung yang mayoritas muslim, namun, hal tersebut sudah dikemas seperti itu oleh beberapa pihak untuk mengintensifkan konflik.

Full text

 

Metrics

  • visibility 416 views
  • get_app 153 downloads