Metrics

  • visibility 332 views
  • get_app 56 downloads
description Journal article public Jurnal Mimbar Hukum

Multitafsir Pengertian “Ihwal Kegentingan yang Memaksa” dalam Penerbitan Perppu

Janpatar Simamora
Published 2010

Abstract

The obscurity of noodverordenings in issuing government regulation in-lieu-of-law attracts hot debate. Since the requirement of ‘compelling crisis situation' is very subjective, it tends to be politically abused. Therefore, the will of Article 22 of 1945 Constitution that gives room for this regulation in-lieu-of-law should be re-thought and reviewed. Ketidakjelasan noodverordenings dalam mengeluarkan perppu mengundang perdebatan di masyarakat. Karena Presiden dapat menentukan kondisi ‘kegentingan yang memaksa', kondisi ini menjadi sangat subjektif dan berpotensi disalahgunakan secara politis. Dengan demikian, penting bagi kita untuk menelaah dan memikirkan kembali maksud Pasal 22 UUDNRI Tahun 1945 yang memberikan payung hukum untuk perppu ini.

Full text

 

Metrics

  • visibility 332 views
  • get_app 56 downloads