Untuk Komunitas dari Komunitas: Jangan Hanya di Puskesmas dan Rumah Sakit!

John Gentar • Anindita Gabriella
Policy Brief ARC Atma Jaya • 2015 Indonesia

Abstract

Perluasan cakupan perawatan HIV hingga saat ini masih terbatas karena adanya berbagai hambatan baik dari sisi kebutuhan maupun penyediaan layanan. Akibatnya cascade of HIV care di Indonesia masih menunjukkan kesenjangan yang besar. Kesenjangan ini akan lebih besar jika secara lebih spesifik dilihat pada komunitas pengguna napza suntik (penasun) karena masih kuatnya stigma pada penyedia layanan terkait dengan perilaku adiksinya dan pada sisi yang lain masih sedikitnya dukungan sosial diantara mereka sendiri untuk melakukan perawatan HIV. Penentuan layanan hanya pada fasilitas kesehatan umum memiliki potensi untuk membatasi akses populasi kunci untuk memperoleh layanan ARV. Untuk itu menjadi langkah yang penting bagi Kementerian Kesehatan untuk memperluas layanan ARV ini ke klinik-klinik komunitas yang selama ini telah memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada populasi kunci dan telah melaksanakan berbagai kegiatan pencegahan. Perluasan ke klinik komunitas pada dasarnya merupakan strategi untuk melakukan link to care menjadi lebih optimal sehingga semakin banyak populasi kunci yang bisa masuk dalam perawatan, memulai inisiasi ARV dan sekaligus bertahan dalam terapi. Pada sisi lain, inisiatif perluasan layanan perawatan HIV dan terapi ARV ke klinik komunitas juga harus diimbangu dengan tanggung jawab dan kompetensi yang lebih tinggi dalam memberikan pelayanan kepada ODHA.

Metrics

  • 71 views
  • 51 downloads

Publisher

ARC Atma Jaya

The Atma Jaya Catholic University of Indonesia AIDS Research Centre (ARC) was officially founded ... see more