Penjelasan Hukum (Restatement) Tentang Bukti Permulaan yang Cukup

Chandra M Hamzah

Abstract

Salah satu masalah yang dihadapi dalam sistem hukum di Indonesia adalah masih terbatasnya literatur hukum yang secara mendalam mengkaji isu-isu hukum tertentu yang sering dihadapi dalam praktek penegakan hukum. Akibatnya, penafsiran hukum untuk menyelesaikan isu hukum tersebut tidak mempunyai dasar ilmiah maupun yuridis. Hal ini berdampak pada munculnya inkonsistensi penegakan hukum karena penafsirannya diserahkan pada masing-masing pihak. Selain itu, ragam penafsiran yang tidak akuntabel ini berpengaruh juga pada pengembangan sistem pembalajaran hukum di Indonesia baik bagi mahasiswa, praktisi hukum, Perumus kebijakan, dan pemangku kepentingan lainnya yang ingin mengetahui pendapat sahih mengenai isu hukum tertentu tidak dapat menemukan sumber yang tepat.

Metrics

  • 124 views
  • 86 downloads

Publisher

Indonesian Center for Law and Policy Studies

The Indonesian Center for Law and Policy Studies (Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia/PSHK)... see more

Funder

DFAT | AusAID

The Australian Department of Foreign Affairs and Trade (also called DFAT) is a department of the ... see more