Fleksibilitas Tenaga Kerja dan Meluasnya Perekrutan Buruh Tidak Tetap

Syarif Arifin
Report AKATIGA • May 2011 Indonesia

Abstract

Pemekerjaan buruh tidak tetap dalam berbagai bentuknya semakin luas. Pencari kerja, buruh tetap, buruh kontrak dan outsourcing ikut dirugikan. Upah dan perlindungan terus berkurang, sementara kesempatan kerja terbatas. Negara maupun pengusaha pun ikut terdampak ekses buruk tersebut, karena fleksibilisasi mendorong kelahiran pelaku aktivitas ekonomi baru. Mereka tidak menyumbang pendapatan negara, menyedot keuangan Perusahaan dan menghisap buruh. Itulah penyalur tenaga kerja. Demikian intisari diskusi pada 17 April 2010, yang dilaksanakan AKATIGA-Pusat Analisis Sosial , Lembaga Informasi Perburuhan Sedane (LIPS) dan serikat-serikat buruh di Tangareng, Cilegon, dan Serang provinsi Banten di Aula Desa Kibin Kecamatan Kibin Kabupaten Serang Provinsi Banten. dengan tajuk Serikat Buruh Menghadapi Fleksibilisasi Tenaga Kerja. Diskusi dihadiri; perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Serang, perwakilan DPC SPN Kota Serang, perwakilan Federasi Serikat Buruh Karya Utama (FSBKU) Kota Tangerang, perwakilan Serikat Buruh Garmen, Tekstil dan Sandang-Gabungan Serikat Buruh Independen (SBGTS-GSBI) Tangerang, dan perwakilan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Serang.

Metrics

  • 152 views
  • 108 downloads

Publisher

AKATIGA

AKATIGA is a Bandung-based research institute founded in 1991 as a result of a partnership betwee... see more