Komposisi Fermentasi Kotoran Puyuh, Ampas Tahu dan Tepung Kentang yang Berbeda terhadap Populasi dan Biomassa Cacing Sutra (Tubifex SP)
2022  //  DOI: 10.31851/jipbp.v17i2.8108
Deri Anggara, Indah Anggraini Yusanti, Sumantriyadi Sumantriyadi

Metrics

  • Eye Icon 0 views
  • Download Icon 0 downloads
Metrics Icon 0 views  //  0 downloads
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis populasi dan biomassa cacing sutera (Tubifex sp) yang dibudidayakan pada komposisi fermentasi kotoran puyuh, ampas tahu, dan tepung kentang yang berbeda. Penelitian ini mengunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan 4 perlakukan dan 3 pengulangan. Komposisi perlakuan meliputi P0 (kotoran puyuh 100%), P1 (50% kotoran puyuh, 35% ampas tahu dan 15% tepung kentang), P2 (50% kotoran puyuh, 25% ampas tahu dan 25% tepung kentang), P3 (50% kotoran puyuh, 15% ampas tahu dan 35% tepung kentang). Cacing suetra dipelihara selama 42 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi cacing sutera tertinggi diperoleh pada perlakuan P2 sebesar 240 ind/gr, sedangkan biomassa tertinggi didapatkan pada perlakuan P2 yaitu sebesar 121.17 gr dan kualitas air selama penelitian mampu menunjang budidaya cacing sutera.

Full text
Show more arrow
 
More from this journal
Analisis Partisipasi Masyarakat Tiram Tapakih terhadap Rehabilitasi Ekosistem Pesisir Kabupaten Padang Pariaman
Pengaruh Sistem Bioflok dan Penambahan Chlorella SP. terhadap Kualitas Air pada Pemeliharaan Larva Ikan Lele
šŸ§  Browse all from this journal

Metrics

  • Eye Icon 0 views
  • Download Icon 0 downloads
Metrics Icon 0 views  //  0 downloads