Journal article // Orbita






Analisis Kemampuan Mahasiswa Menyederhanakan Rangkaian Listrik Menggunakan Teorema Thevenin
November 30, 2017  //  DOI: 10.31764/orbita.v3i2.1006
Roziana Roziana, Islahudin Islahudin, Johri Sabaryati

Metrics

  • Eye Icon 0 views
  • Download Icon 0 downloads
Metrics Icon 0 views  //  0 downloads
Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan mahasiswa menyederhanakan rangkaian listrik menggunakan Teorema Thevenin di Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Mataram Tahun Akademik 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Semester I, semester III, semester V dan semester VII yang berjumlah 60 orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram Akademik 2016/2017. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester III (angkatan 2015) dan semester V (angkatan 2014) Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UniversitasMuhammadiyah Mataram Tahun 2017 yang sudah menempuh mata kuliah Elektronika Dasar I. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data yang digunakan yaitu Distribusi Frekuensi dan Indeks Prestasi Kelompok (IPK). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada dua bentuk tes, yaitu bentuk tes soal I menganalisisgambar rangkaian listrik dan menuliskan persamaan Rth yang berjumlah 20 soal dan bentuk tes soal II merubah persamaan hambatan Teorema Thevenin menjadi rangkaian listrik yang terdiri dari 20 soal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa menganalisis gambar rangkaian listrik dan menuliskan persamaan Rth (Instrumen I) MencapaiIPK 47,85 yang tergolong dalam kategori kemampuan sangat rendah, sedangkan IPK semester III (angkatan 2015) mencapai IPK 48,75 yang tergolong dalam kategori sangat rendah dan IPK semester V (angkatan 2014) mencapai IPK 47,03 yang tergolong dalam kategori sangat rendah, sedangkan kemampuan mahasiswa merubah persamaan hambatanTeorema Thevenin menjadi rangkaian listrik (Instrumen II) mencapai IPK 38,2 tergolong kategori sangat rendah, sedangkan IPK semester III (angkatan 2015) mencapai IPK 38,95 yang tergolong dalam kategori sangat rendah dan IPK semester V (angkatan 2014) mencapaiIPK 37,5 yang tergolong dalam kategori sangat rendah.

Full text
Show more arrow
 

Metrics

  • Eye Icon 0 views
  • Download Icon 0 downloads
Metrics Icon 0 views  //  0 downloads