Number of Milkcow Establishments by Legal Status, 2000-2015 (Indonesia)

This dataset is part of the BPS Animal Husbandry Series.

Concept

  1. Petani

    adalah orang yang mengusahakan usaha pertanian atas resiko sendiri dengan tujuan untuk dijual baik pertanian tanaman pangan maupun perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan. 

  2. Harga produsen

    adalah harga transaksi antara petani (penghasil) dan pembeli (pedagang pengumpul/tengkulak) untuk setiap komoditas menurut satuan setempat.

  3. Satuan

    satuan yang dipakai adalah satuan yang lazim dipakai untuk pembelian atau penjualan secara partai besar. Satuan dari masing-masing jenis barang harus jelas dan tegas, misalnya : kg, kwintal (100 kg, 10 buah, ikat dan sebagainya. Satuan setempat yang umumnya dipakai di daerah, telah dikonversikan kedalam satuan standar seperti diatas.

  4. Pasar

    adalah suatu tempat terjadinya transaksi antara penjual dan pembeli atau tempat yang biasanya terdapat penawaran dan permintaan. Pasar yang diteliti adalah pasar yang cukup mewakili dari semua pasar di kecamatan yang sudah ditentukan, dan mempunyai syarat antara lain:

    1. Pasar tersebut adalah yang terbesar di kecamatan terpilih.

    2. Kebanyakan masyarakat, terutama petani berbelanja di pasar tersebut.

    3. Barang yang diperjualbelikan beraneka ragam.

    4. Harus dapat dijamin kelangsungan pencatatan harga di pasar tersebut.

    5. Pasar tersebut terletak di desa pedesaan.

  5. Harga Eceran

    adalah harga transaksi antara penjual dan pembeli untuk tiap jenis barang yang diecerkan menurut satuan setempat. Karena satuan setempat yang digunakan di tiap daerah mungkin berbeda, oleh karena itu pencatatan dilakukan sesuai dengan harga eceran di dalam satuan setempat yang lazim dipakai di daerah masing-masing. Sedangkan harga yang dicatat di dalam daftar isian adalah harga yang telah dikonversikan ke dalam satuan baku yang tercantum dalam daftar isian.

    Persyaratan pedagang/penjual yang menjadi responden adalah: 

    1. Pedagang harus mempunyai cukup persediaan barang untuk menjaga terjaminnya kelangsungan pencatatan selanjutnya.

    2. Pedagang menjual barangnya secara eceran dan di tempat yang tetap.

    3. Pedagang banyak/ramai dikunjungi pembeli.

    4. Pedagang merupakan price influencer, dimana harga yang ditetapkan dapat mempengaruhi pedagang/penjual lainnya.

  6. Penghitungan rata-rata harga

    Dalam menghitung rata-rata harga eceran setiap jenis barang untuk masing-masing propinsi setiap bulannya digunakan rata-rata relatif harga (RH). Relatif harga adalah perbandingan antara harga pada bulan bersangkutan dengan harga pada bulan sebelumnya. Rata-rata harga pada bulan bersangkutan untuk suatu jenis barang tertentu, didapatkan dengan mengalikan rata-rata relatif harga barang (jumlah RH dibagi dengan banyaknya sampel) dengan rata-rata harga barang tersebut pada bulan sebelumnya.

Metrics

  • 26 views
  • 6 downloads

Publisher

Statistics Indonesia

Statistics Indonesia, known in Indonesia as BPS (or Badan Pusat Statistik, the Central Bureau of ... more