Penyimpanan Biji Anggrek Coelogyne Spp. Untuk Konservasi Ex Situ

Dwi Murti Puspitaningtyas • Elizabeth Handini
Journal article Botanic Gardens Bulletin • July 2014 Indonesia

Abstract

Coelogyne merupakan anggrek asli Indonesia yang mempunyai ukuran bunga relatif besar dan warna menarik. Penyimpanan biji Coelogyne perlu dilakukan untuk menjaga keragaman spesies tersebut. Percobaan penyimpanan biji pada tujuh spesies anggrek Coelogyne pada suhu -20oC telah dilakukan selama empat tahun di PKT KR–LIPI. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap, dengan faktor media yang diperlakukan pada masing-masing spesies Coelogyne. Empat macam media kultur yang digunakan untuk menguji perkecambahan biji adalah KCA (Knudson C), KC (modifikasi Knudson C), VW (modifikasi Vacin and Went), dan HS (modifikasi Hyponex). Uji viabilitas biji diamati setelah biji disimpan selama 0, 1, 2, 3, 6, 9, 12, 18, 24, 36, 48 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji Coelogyne spp. mampu berkecambah di empat media percobaan. Viabilitas biji Coelogyne spp. menurun dalam waktu tiga bulan, enam bulan, sembilan bulan, dan seterusnya tergantung pada spesies Coelogyne tersebut. Biji Coelogyne yang dapat disimpan selama 1–2 tahun adalah C. pandurata, C. asperata dan C. rumphii, sedangkan biji yang dapat disimpan selama tiga tahun adalah biji C. foerstermannii dan C. pulverula. Biji C.rochussenii dan C. celebensis dengan masa hidup yang singkat harus ditanam segera setelah panen, dan selanjutnya disimpan dalam bentuk kultur bibit in vitro atau biji sintetis melalui enkapsulasi protocorm.

Metrics

  • 74 views
  • 39 downloads

Journal

Botanic Gardens Bulletin

Buletin Kebun Raya (Botanic Gardens Bulletin) is the official scientific publication of the Cente... see more