Komposisi, Pola Sebaran Dan Faktor Habitat Nunu Pisang (Ficus Magnoliifolia) Di Hutan Pangale Desa Toro Sulawesi Tengah

Hariany Siappa • Agus Hikmat • Agus Priyono Kartono
Journal article Botanic Gardens Bulletin • January 2016 Indonesia

Abstract

Nunu pisang (Ficus magnoliifolia) is an ecologically important species and also to meet community of Tribe Moma needs in the village of Toro, Central Sulawesi. The existence of ecological benefits and utilization has become an important aspect to conserve nunu pisang by knowing ecoogical aspects. This study aims to determine the composition of the vegetation, the distribution pattern and habitat factors of nunu pisang (Ficus magnoliifolia) in forest Pangale, fallow garden of Moma tribe more than 25 years. The method used in this study is a terraced path, that is then analyzed by vegetation analysis, the distribution pattern, diversity index, similarity index of communities, associations interspesies and habitat factors. The study from January to March 2015 showed that the majority of nunu pisang (Ficus magnoliifolia) found in the growth stage of tree because ficus magnoliifolia is a strangler which has 4 stages of growth, namely: epiphytes, hemiepifit, strangler and trees. At this stage of the growth of trees, nunu pisang (Ficus magnoliifolia) has clumped distribution patterns. nunu pisang (Ficus magnoliifolia) association with the other species is very low and low. Habitat factors that are important in the growth of the banana nunu is soil temperature, soil moisture and density of trees Nunu pisang (Ficus magnoliifolia) merupakan spesies yang penting secara ekologi dan juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Suku Moma di Desa Toro, Sulawesi Tengah. Adanya manfaat ekologi dan pemanfaatan ini menjadi aspek penting untuk melakukan konservasi nunu pisang dengan cara mengetahui aspek ekologi nunu pisang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi vegetasi, pola sebaran dan faktor habitat nunu pisang (Ficus magnoliifolia) di hutan Pangale, yaitu kebun Suku Moma yang diberakan lebih dari 25 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jalur berpetak yang kemudian dianalisis dengan analisis vegetasi, pola sebaran, indeks keanekaragaman, indeks kesamaan komunitas, asosiasi interspesies dan faktor habitat. Hasil penelitian yang dilakukan selama bulan Januari sampai dengan Maret 2015 menunjukkan bahwa sebagian besar nunu pisang (Ficus magnoliifolia) ditemukan pada tahap pertumbuhan pohon karena merupakan jenis ficus strangler yang memiliki 4 tahapan pertumbuhan yaitu: epifit, hemiepifit, pencekik dan pohon. Pada tahap pertumbuhan pohon, nunu pisang memiliki pola sebaran mengelompok. Asosiasi nunu pisang (Ficus magnoliifolia) dengan spesies lainnya adalah sangat rendah dan rendah. Faktor habitat yang penting dalam pertumbuhan nunu pisang adalah suhu tanah, kelembaban tanah dan kerapatan pohon.

Metrics

  • 64 views
  • 67 downloads

Journal

Botanic Gardens Bulletin

Buletin Kebun Raya (Botanic Gardens Bulletin) is the official scientific publication of the Cente... see more