Aspek Molekuler Hubungan Asupan Zinc Dan Selenium Dengan Hemoglobin Glikosilasi Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2

Indranila Kustarini Samsuria Judiono Yuliati Widiastuti

Abstract

Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit metabolik yang ditandai hiperglikemik kronis. HbA1c merupakan hasil pemeriksaan untuk melihat kontrol glikemik. Zinc dan Selenium merupakan faktor metaloenzim, berperan dalam mekanisme regulasi dan sintesis insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara Zinc dan Selenium dengan HbA1C pada pasien DMT2. Desain cross sectional terhadap pasien DMT2. Sampel berjumlah 108 orang pasien di beberapa Rumah sakit di Bandung dari tahun 2011 s/d 2013. Sampel dilakukan secara purposive sampling. Zinc dan Selenium dikumpulkan dengan Semi Quantitative Food Frequency (SQFF). HbA1c diukur dengan metode afinitas kromatografi. Data dianalisis dengan Fisher Exact dan uji korelasi Spearman (p<0,05). Penelitian ini telah mendapat persetujuan Komite Etik. Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara Zinc, Selenium dan HbA1c (p<0,001). Ada hubungan antara Zinc dan Selenium dengan HbA1c, sehingga penatalaksanaan diit dengan asupan Zinc dan Selenium sangat diperlukan dalam regulasi pasien DMT2.

Metrics

  • 146 views
  • 124 downloads

Journal

Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Hayati UAJY

Biota Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Hayati merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian, ... see more