Produksi Selulosa Bakterial Dari Air Buah Kelapa Dalam Berbagai Konsentrasi Sukrosa Dan Urea

Suharjono Suharjono • Tri Ardyati • Elok Zubaidah • Munawaroh Munawaroh • Citra Pradani P.

Abstract

Selulosa adalah biopolimer alamiah yang sebagian besar diperoleh dari tanaman dan telah diaplikasikan secara luas terutama di industri kertas dan tekstil. Penggunaan tanaman hutan untuk produksi serat selulosa secara kontinyu mengakibatkan dampak negatif pada lingkungan. Limbah air buah kelapa dapat dimetabolisme oleh bakteri anggota Marga Gluconacetobacter menghasilkan selulosa bakterial sebagai alternatif bagi selulosa tanaman. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh peningkatan konsentrasi sukrosa dan urea pada produktivitas selulosa bakterial dalam medium air buah kelapa. Starter suspensi setiap biakan mikrobia sebanyak 10% dengan densitas 2,2 x 10 7 sel/mL diinokulasikan ke medium air buah kelapa 150 mL dengan variasi konsentrasi sukrosa (0,0; 2,5; 5,0; 7,5; dan 10,0%) dan urea (0,0; 0,2; 0,5; 0,7; dan 1,0%) yang dibiakkan secara statis selama 14 hari pada suhu ruang (25 o C). Isolat bakteri AK3 memiliki similaritas fenotip 87,14% dengan G. xylinus BTCC B-796 dengan potensi produksi selulosa lebih rendah dibandingkan yang diproduksi oleh G. xylinus BTCC B-796 dan starter nata de coco. Variasi konsentrasi sukrosa dan urea tidak perpengaruh pada produksi selulosa oleh G. xylinus BTCC B-796 tetapi berpengaruh nyata pada produksi selulosa oleh isolat AK3 dan starter komersial nata de coco.

Metrics

  • 95 views
  • 60 downloads

Journal

Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Hayati UAJY

Biota Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Hayati merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian, ... see more