Analisis Finansial Usaha Pembibitan Kelapa Sawit (Elaeis Guinensis Jacq) pada Tingkat Petani di Desa Badak Mekar Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur

Muchsin Dan Abdul Kholik Hidayah
Journal article Agrifor • October 2016 Indonesia

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk menganalisis kelayakan, mengetahui layak tidaknya USAha pembibitan kelapa sawit di Desa Badak Mekar Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara; (2) Untuk mengetahui pendapatan yang diterima dan biaya yang dikeluarkan pembibitan kelapa sawit di Desa Badak Mekar Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara.Objek penelitian ini adalah petani penangkar bibit di Desa Badak Mekar Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur, khususnya menyangkut pengelolaan, biaya produksi, produksi dan pendapatannya serta permasalahan yang ada.Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan efektif, dimulai bulan Desember 2013 sampai dengan bulan Februari 2014, dengan metode sensus kelompok tani penangkar bibit kelapa sawit di Desa Badak Mekar, dimana semua bibit tanaman sebanyak 99.000 bibit sebagai obyek penelitian yang terdapat di pembibitan yang terdapat di Desa Badak Mekar Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara.Analisis kelayakan finansial pada USAha pembibitan kelapa sawit di Desa Badak Mekar Kecamatan Muara Badak Usaha pembibitan kelapa sawit di Desa Badak Mekar menguntungkan, besarnya Rp. 1.644.685.000,00.Usaha tani pembibitan kelapa sawit di Desa Badak Mekar layak diusahakan. B/C rasio yang diperoleh sebesar 2,661, produktivitas produksi lebih besar BEP produksi yaitu 99.000 bibit > 38.086 bibit dan harga yang diterima oleh pemilik persemaian lebih besar dari BEP harga yaitu Rp.27.000,00 > Rp.10.387,00.Selain manfaat ekonomi pembibitan kelapa sawit di Desa Badak Mekar Kecamatan Muara Badak juga memberikan manfaat sosial berupa pemberdayaan masyarakat sekitar pembibitan seperti tenaga kerja harian, borongan, bulanan, dan nilai sisa hasil pembibitan yang masih bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.Berdasarkan hasil-hasil tersebut, maka saran yang dapat diberikan adalah pihak pengelola pembibitan sebaiknya memperhatikan pengaruh inflasi dalam mengusahakan pembibitan kelapa sawit agar supaya nilai cashflow yang dihitung akan lebih mendekati nilai yang sebenarnya, pihak pengelola pembibitan kelapa sawit sebaiknya meningkatkan efisiensi baik untuk sarana produksi dan tenaga kerja untuk meningkatkan pendapatan, dan pihak pengelola pembibitan selain meluaskan USAhanya diharapkan selain membuka lapangan pekerjaan, perlu dikaji ulang jumlah tenaga kerja harian dan bulanan yang disesuaikan produk bibit yang dihasilkan.Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk menganalisis kelayakan, mengetahui layak tidaknya USAha pembibitan kelapa sawit di Desa Badak Mekar Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara; (2) Untuk mengetahui pendapatan yang diterima dan biaya yang dikeluarkan pembibitan kelapa sawit di Desa Badak Mekar Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara.Objek penelitian ini adalah petani penangkar bibit di Desa Badak Mekar Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur, khususnya menyangkut pengelolaan, biaya produksi, produksi dan pendapatannya serta permasalahan yang ada.Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan efektif, dimulai bulan Desember 2013 sampai dengan bulan Februari 2014, dengan metode sensus kelompok tani penangkar bibit kelapa sawit di Desa Badak Mekar, dimana semua bibit tanaman sebanyak 99.000 bibit sebagai obyek penelitian yang terdapat di pembibitan yang terdapat di Desa Badak Mekar Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara.Analisis kelayakan finansial pada USAha pembibitan kelapa sawit di Desa Badak Mekar Kecamatan Muara Badak Usaha pembibitan kelapa sawit di Desa Badak Mekar menguntungkan, besarnya Rp. 1.644.685.000,00.Usaha tani pembibitan kelapa sawit di Desa Badak Mekar layak diusahakan. B/C rasio yang diperoleh sebesar 2,661, produktivitas produksi lebih besar BEP produksi yaitu 99.000 bibit > 38.086 bibit dan harga yang diterima oleh pemilik persemaian lebih besar dari BEP harga yaitu Rp.27.000,00 > Rp.10.387,00.Selain manfaat ekonomi pembibitan kelapa sawit di Desa Badak Mekar Kecamatan Muara Badak juga memberikan manfaat sosial berupa pemberdayaan masyarakat sekitar pembibitan seperti tenaga kerja harian, borongan, bulanan, dan nilai sisa hasil pembibitan yang masih bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.Berdasarkan hasil-hasil tersebut, maka saran yang dapat diberikan adalah pihak pengelola pembibitan sebaiknya memperhatikan pengaruh inflasi dalam mengusahakan pembibitan kelapa sawit agar supaya nilai cashflow yang dihitung akan lebih mendekati nilai yang sebenarnya, pihak pengelola pembibitan kelapa sawit sebaiknya meningkatkan efisiensi baik untuk sarana produksi dan tenaga kerja untuk meningkatkan pendapatan, dan pihak pengelola pembibitan selain meluaskan USAhanya diharapkan selain membuka lapangan pekerjaan, perlu dikaji ulang jumlah tenaga kerja harian dan bulanan yang disesuaikan produk bibit yang dihasilkan.

Metrics

  • 117 views
  • 126 downloads

Journal

Agrifor

Jurnal Agrifor memuat tulisan-tulisan berupa hasil penelitian, bedah buku, kajian konseptual, dan... see more