Pengaruh Perbedaan Jenis Pakan Alami Jentik Nyamuk, Cacing Darah (Larva Chironomus SP.) Dan Moina SP. Terhadap Pertumbuhan Ikan Cupang (Betta Splendens)

Nelsiani To'bungan
Journal article Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Hayati UAJY • 2016 Indonesia

Abstract

Ikan Cupang (Betta splendens) merupakan salah satu jenis ikan hias yang digemari di Indonesia. Pemilihan pakan yang kurang tepat menyebabkan pertumbuhan ikan yang tidak sesuai dengan usia ikan. Salah satu alternative makanan yang biasa dipakai adalah pakan alami berupa jentik nyamuk, cacing darah (Larva Chironomus sp.) dan Moina sp. Oleh sebab itu, penelitian ini mengkaji efektifitas pakan alami tersebut terhadap pertumbuhan ikan Cupang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap, dengan 3 perlakuan, dan setiap perlakuan memiliki 3 ulangan. Sampel tiap perlakuan adalah 5 ekor ikan Cupang betina usia 3 bulan. Pemeliharaan selama 4 minggu, dengan pengukuran biomassa ikan setiap minggu. Parameter tambahan adalah pH, suhu dan oksigen terlarut (DO). Hasil uji normalitas dengan uji Liliefors terhadap biomassa ikan menunjukkan signifikansi 0,200>α 0,05, menunjukkan data berdistribusi normal. Uji variansi dengan uji one-way Anova menunjukkan signifikansi 0,430>α 0,05, menunjukkan data biomassa ikan homogen. Uji F dengan one-way Anova menunjukkan nilai F hitung 0,757, dan nilai F tabel 3,220. F hitung ≤ F tabel, maka Ho diterima. Perbedaan jenis pakan alami tidak memberikan pengaruh yang berbeda pada pertumbuhan ikan Cupang Pertumbuhan biomassa ikan Cupang dengan pakan jentik nyamuk adalah 2,04 gram,pakan Cacing darah (Larva Chironomus sp.) 2,15 gram dan dengan pakan alami Moina sp. 1,9 gram. pH air pada kisaran 6-7, sementara suhu pada 26-27oC dan DO 4,06-7,54ppm.

Metrics

  • 2034 views
  • 1390 downloads

Journal

Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Hayati UAJY

Biota Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Hayati merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian, ... see more