Keanekaragam Jenis Nyamuk Mansonia Dan Peranan Reservoar Dalam Penularan Filariasis Di Desa Gulinggang Kabupaten Balangan Provinsi Kalimantan Selatan

Supriyono, Supri
Journal article Aspirator Journal of Vector-Borne Diseases • June 2017 Indonesia

Abstract

Filariasis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh cacing filaria dan ditularkan melalui berbagai jenis nyamuk. Penyakit ini bersifat menahun (kronis) dan jarang menimbulkan kematian pada penderitanya, namun demikian penyakit ini dapat mengakibatkan cacat permanen pada bagian tubuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman jenis nyamuk Mansonia dan peranan reservoar dalam penularan filariasis di Desa Gulinggang Kabupaten Balangan Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian dilakukan selama Januari-Mei. Penangkapan nyamuk dilakukan dengan Bare Leg Collection di tiga rumah. Penangkapan dilakukan di dalam dan di luar rumah dari pukul 18:00-06:00. Pengambilan darah dilakukan pada kucing peliharaan penduduk setempat untuk dilakukan pemeriksaan mikrofilaria. Hasil penelitian didapatkan lima spesies nyamuk yaitu Ma. uniformis, Ma. dives, Ma. annulifera, Ma. annulata, dan Ma. bonneae. Ma.uniformis merupakan nyamuk yang paling banyak tertangkap di dalam rumah yaitu sebesar 37.99% sedangkan nyamuk Ma. dives banyak tertangkap di luar rumah yaitu sebesar 56.80%. Puncak kepadatan nyamuk Ma.uniformis ini mengisap darah orang di dalam rumah terjadi pada pukul 18:00–18:45, sedangkan di luar rumah pada pukul 20:–20:45. Ma. dives merupakan jenis yang terbanyak yang tertangkap di luar rumah dengan puncak aktivitas mengisap darah terjadi pada pukul 19:00-19:45. Hasil pemeriksaan ulas darah kucing menunjukkan sebanyak 80% terdapat mikrofilaria. Kucing di Desa Gulinggang berpotensi sebagai reservoar dalam penularan filariasis.

Metrics

  • 87 views
  • 58 downloads

Journal

Aspirator Journal of Vector-Borne Diseases

Aspirator Journal of Vector Borne Diseases Studies is an open access, peer-reviewed, online journ... see more