Pengaruh Penerimaan Pemakaian Kekayaan Daerah Terhadap Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Provinsi Papua

M. Aldrin Akbar
Journal article Future: Jurnal Manajemen dan Akuntansi • 2013 Indonesia

Abstract

Makin meningkatnya persaingan diberbagai sektor di Indonesia sejalan dengan semakin meningkatkan profitabilitas dan likuiditasnya dalam membantu pertumbuhan perekonomian bangsa pada umumnya dan Provinsi Papua khususnya.Berbicara tentang Pengelolaan Keuangan Daerah memang sungguh menarik. Kasus tidak tercapainya target PAD ini tidak saja terjadi di satu Kabupaten atau Provinsi, tapi juga di beberapa Kabupaten atau Provinsi di Indonesia. Penilaian, akan diketahui Nilai Wajar dari masing-masing asset, baik asset operasional dan non operasional (asset berlebih), kemudian juga terungkap mengenai kelengkapan legalitas, kondisi Asset, hingga status yang menempati (yang menggunakan) dari masing-masing asset tersebut. Mungkin orang awam berpikir bahwa Pemda tahu benar siapa-siapa pengguna asset Negara/Pemda, padahal Kenyataannya tidak demikian. Banyak asset yang telah berpindah tangan/berubah kepemilikan karena tidak adanya pengelolaan asset yang benar dan bahkan banyak asset yang memiliki legalitas kepemilikan ganda atau berstatus quo. Proyek Study Optimalisasi asset ini satu persatu kendala diatas dapat diatasi, tinggal bagaimana terwujudnya birokrasi yang baik untuk perijinan serta keamanan yang terjamin sehingga mendukung setiap penyelenggaraan kegiatan investasi.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penerimaan pemakaian kekayaan daerah terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Papua. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan studi korelasional yaitu mempelajari hubungan dua variabel atau lebih, yakni sejauh mana variasi dalam satu variabel berhubungan dengan variasi dalam variabel lain.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa secara parsial realisasi penerimaan retribusi pemakaian kekayaan daerah berpengaruh tidak signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah Pemerintah Provinsi Papua. Nilai R square 0,342 yang mengindikasikan bahwa variabel independen tersebut hanya dapat menjelaskan variabel dependen sebesar 34,2%. Sedangkan sisanya sebesar 65,8% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini.

Metrics

  • 77 views
  • 57 downloads

Journal

Future: Jurnal Manajemen dan Akuntansi

Jurnal Manajemen dan Akuntansi FuturE diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Yapis Papua, ... see more