Pengaruh Penggunaan Limbah Pengolahan Timah (Tin Slag) Sebagai Substitusi Parsial Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Belah Beton

Melita Melita • Indra Gunawan
Journal article Forum Profesional Teknik Sipil • 2015

Abstract

Peningkatan kebutuhan bahan bangunan dari tahun ke tahun semakin besar. Hal ini bisamenyebabkan penyediaan bahan bangunanpun akan semakin banyak dibutuhkan misalnyapasir. Apabila kebutuhan pasir meningkat maka ketersediaannya pun akan semakinberkurang dan diperlukan alternatif untuk mengatasi masalah tersebut. Terak timah (tinslag) adalah sisa dari pengolahan timah dan merupakan bahan yang banyak tertimbun dancenderung menjadi limbah karena pemanfaatannya masih relatif kecil dan belummaksimal. Mempunyai bentuk yang tajam dan kubikal. Penelitian tentang pengaruhpenggunaan terak timah (tin slag) yang berasal dari PT. Stanindo Inti Perkasadengan menggunakan enam variasi campuran substitusi parsial terhadap beratagregat halus yaitu 0%, 10%, 20%, 30%, 40% dan 50%. Dari masingmasing campuranbeton tersebut dibuat 54 buah benda uji untuk umur 14 hari dan 28 hari. Pengujian yangdilakukan pada campuran beton adalah uji kuat tekan beton dan uji kuat tarik belahbeton. Dari hasil penelitian diperoleh pada umur 14 hari, pada penambahan kadar tinslag berturut-turut 0%, 10%, 20%, 30%, 40% dan 50% adalah 25,1 MPa, 20,7 MPa, 18,9MPa, 15,6 MPa, 14,8 MPa dan 14,7 MPa untuk uji kuat tekan beton. Pada umur 28 hari,pada penambahan kadar tin slag berturut-turut 0%, 10%, 20%, 30%, 40% dan 50%adalah 26,5 MPa, 25,1 MPa, 24,6 MPa, 24,3 MPa, 24,1 MPa dan 23,7 MPa untuk ujikuat tekan beton dan 3,3 MPa, 3,2 MPa, 3,1 MPa, 2,9 MPa, 2,9 MPa dan 2,6 MPa untukuji kuat tarik belah beton.Kata kunci : terak timah (tin slag), uji kuat tekan beton dan uji kuat tarik belah beton.

Metrics

  • 79 views
  • 29 downloads

Journal

Forum Profesional Teknik Sipil

Jurnal FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) adalah jurnal di bidang teknik sipil yang diterbit... see more